KARAKTERISASI EDIBLE COATING BERBAHAN DASAR SURIMI FILLET IKAN NILA SEBAGAI KEMASAN YANG BIODEGRADABLE

KARAKTERISASI EDIBLE COATING BERBAHAN DASAR SURIMI FILLET IKAN NILA SEBAGAI KEMASAN YANG BIODEGRADABLE

By WAHJU TJAHJANINGSIH On Senin, September 10 th, 2018 · no Comments · In

Salah satu masalah yang sering timbul pada sektor perikanan adalah dalam mempertahankan mutu. Pada suhu ruang, ikan lebih cepat memasuki fase rigor mortis dan berlangsung lebih singkat. Jika fase rigor tidak dapat dipertahankan lebih lama maka pembusukan oleh aktivitas enzim dan bakteri akan berlangsung lebih cepat. Umur simpan ikan segar dapat diperpanjang dengan menambahkan senyawa antibakteri yang berupa bahan kimia sintetis atau bahan alami. Salah satu bahan alami yang aman digunakan untuk memperpanjang kesegaran ikan adalah edible coating. Edible coating dapat berbasis hidrokoloid (protein, polisakarida), lipid (asam lemak, acil gliserol, wax atau lilin) dan komposit (campuran hidrokoloid dan lipid). Surimi dalam industri pangan dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat kemasan edible atau lebih dikenal dalam bentuk edible film dan edible coating berbasis protein. Edible film dan coating potensial digunakan sebagai bahan kemasan karena dapat mempengaruhi kualitas makanan, keamanan pangan, dan masa simpan produk.
Edible film dan coating yang berbahan dasar protein (protein-based film and coating) memiliki daya hambat dan mekanis lebih unggul dibandingkan dengan yang berbahan dasar polisakarida. Keunggulan ini disebabkan protein mengandung 20 jenis asam amino yang berbeda dan mempunyai ciri-ciri khusus sehingga menghasilkan karakteristik fungsional lebih bervariasi jika dibandingkan dengan polisakarida yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan edible film dan coating yang kebanyakan homopolimer.

Penulis:

Eka Saputra, S.Pi., M.Si.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *