Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi THP di Lombok Barat

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi THP di Lombok Barat

image
By abdillah On Rabu, Oktober 31 st, 2018 · no Comments · In

Berita FPK – Pada tanggal 26 Oktober 2018, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) yang diketuai oleh oleh Dr. RR Juni Triastuti, S.Pi., M.Si dan beranggotakan Dr. Adrianan Monica Sahidu, Ir., M.Kes dan Dwi Yuli Pujiastuti, S.Pi., M.P melakukan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan pengmas di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengmas sebelumnya yang telah dilakukan pada tanggal 14 Juli 2018.

Pada kesempatan tersebut, tim pengmas melakukan monev terhadap keberlanjutan dari produksi nugget dan mie berbasis ikan Nila di dua Desa yaitu Desa Saribaye dan Desa Sigerongan. Selain itu, dilakukan pula pengujian sensori terhadap kesukaan panelis terhadap produk nugget ikan Nila. Monev dilakukan pertama kali di Desa Saribaye dimana disambut oleh ketua pembudidaya ikan Pade Girang, bapak Fauzi di Kantor Kepala Desa Saribaye.  Tim pengmas melakukan diskusi terlebih dahulu tentang progress report dari kelompok pembudidaya ikan Pade Girang pasca mengikuti peyuluhan dan demonstrasi pada Juli lalu. “Kami melakukan sedikit perubahan pada formulasi dengan menambahkan beberapa sayuran pengganti wortel dengan daun bawang merah dan juga porsi garam untuk meningkatkan cita rasa dikarenakan penduduk lokal di Lombok ini lebih menyukai rasa produk yang kuat” kata Fauzi. “Selain itu, pasca gempa kami berhenti produksi nugget dan mie ikan Nila dikarenakan kami masih khawatir adanya gempa susulan. Akan tetapi, setelah Desa kami kembali pulih kami akan sangat senang untuk melanjutkan produksi nugget ikan Nila”, sambungnya. Hal yang serupa diungkapkan juga oleh Muzakir selaku ketua Pembudidaya Ikan Telaga Biru di Desa Sigerongan yang menyatakan bahwa antusiasme anggota kelompok tinggi terhadap produksi nugget dan mie ikan Nila tetapi pasca gempa kami berhenti untuk memproduksinya. Setelah berdiskusi dengan para ketua pembudidaya ikan, tim pengmas melakukan proses evaluasi sensori dengan menggunakan uji hedonik

Bapak Heru Pramono, sebagai narasumber untuk memberikan penjelasan mengenai evaluasi sensori menjelaskan kepada bapak Fauzi dan Muzakir akan pentingnya pengujian sensori ketika produk telah diproduksi dan sebelum produk dipasarkan. Evaluasi sensori atau organoleptik adalah pengujian menggunakan indera manusia untuk mengukur tekstur, penampakan, aroma dan flavor dari suatu produk.  Evaluasi sensori dapat digunakan untuk menilai adanya perubahan yang dikehendaki atau tidak dikehendaki dalam produk atau bahan-bahan formulasi, mengidentifikasi area untuk pengembangan, menentukan apakah optimasi telah diperoleh, mengevaluasi produk pesaing, mengamati perubahan yang terjadi selama proses atau penyimpanan, dan memberikan data yang diperlukan bagi promosi produk. Penerimaan dan kesukaan atau preferensi konsumen, serta korelasi antara pengukuran sensori dan kimia atau fisik dapat juga diperoleh dengan eveluasi sensori. Sedangkan, uji hedonik merupakan pengujian yang paling banyak digunakan untuk mengukur tingkat kesukaan terhadap produk. Tingkat kesukaan ini disebut skala hedonik, misalnya sangat suka, suka, agak suka, agak tidak suka, tidak suka, sangat tidak suka dan lain-lain. Skala hedonik dapat direntangkan atau diciutkan menurut rentangan skala mulai dari 1 yang paling tidak suka sampai 9 yang amat sangat suka terhadap produk.

Secara umum, para ketua dan anggota pada masing-masing kelompok pembudidaya mengetahui tentang tata cara pengujian sensori dengan uji hedonik. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa panelis menyukai produk nugget ikan Nila dari kedua Desa tersebut dengan indikator sangat suka dalam range angka 8. Kedepannya, tim pengmas dari Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) FPK UNAIR akan mengembangkan kolaborasi dan melanjutkan pembinaan untuk pengemasan dan analisis usaha bagi produk nugget dan mie Ikan Nila di Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

 

Penulis : Dwi Yuli Pujiastuti

Editor : Annur Ahadi Abdillah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *