Pencarian bahan penurun stres untuk aplikasi pada bidang perikanan dan budidaya.

Pencarian bahan penurun stres untuk aplikasi pada bidang perikanan dan budidaya.

By WAHJU TJAHJANINGSIH On Sabtu, September 08 th, 2018 · no Comments · In

Respon  stres pada fisiologi ikan telah dipelajari dalam bebagai aspek yang penting pada bidang budidaya. Anestesi, kepadatan, penanganan, pengurungan, penanganan, suhu, transportasi, electroshok dan penurunan air pada bak pemeliharan merupakan rangsangan yang dapat meningkatkan kortisol, sebagai respon stres primer. Padabidang perikanan, pengggunaan bahan kimia pada ikan yang ditranportasi bertujuan untuk meredakan stres. Bahan kimia tersebut diketahui dapat menimbulkan residu pada organisme. Bahan alam seperti minyak cengkeh diketahui secara umum sebagai penurun stres. Minyak cengkeh pada bidang perikanan merupakan bahan anestesi selama kegiatan penanganan dan transportasi. Eksplorasi bahan alam yang berasal dari minyak atsiri daun bandotan Ageratum conyzoides sebagai bahan alternatif untuk menurunkan stres selama transportasi ikan koi. Pengujian aktivitas biologis minyak atsiri daun Ageratum conyzoides  sebagai bahan penurun stres selama transportasi pada berbagai konsentrasi yang berbeda terhadap respon ikan koi melalui pengamatan buka tutup operkulum, kadar glukosa darah, kadar kortisol,  kadar Na+ dan Cl pada plasma darah ikan yang dibandingkan dengan minyak cengkeh yang umum digunakan dalam bidang perikanan.

Penulis: 

Dr. Laksmi Sulmartiwi, S.Pi., MP.
laksmi_s@fpk.unair.ac.id

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *