Program Kerja Dagri

Program Kerja Dagri

Program Kerja Periode 2018

  1. Papan Kreasi Mahasiswa (PANKREAS)

Memanfaat mading sebagai media bagi teman-teman dalam menyampaikan informasi umum dalam bentuk karya. Sistem yang digunakan menggunakan kotak untuk menampung hasil karya teman-teman, kemudian setiap minggunya akan dipilih 2 – 4 karya yang akan ditampilkan di mading.

  1. Kelas Beasiswa

Salah satu proker bagian advokasi dalam perihal memberikan informasi dan pengarahan tentang semua jenis beasiswa.

  1. Kelas Banding UKT

Program kerja dari advokasi yang memfasilitasi mahasiswa FPK dalam masalah UKT. Bertugas mengawal dan memberikan informasi secara detail serta tips mengenai banding UKT.

  1. Hubungan Antar Mahasiswa (HUBMA)

Sebagai sarana edukasi & harmonisasi mahasiswa yang ada di FPK. Setiap diadakannya forum ini akan disediakan tema yang berkaitan dengan ORMAWA. Forum ini bersifat bebas dalam menjaring aspirasi, kritik, dan saran untuk ORMAWA FPK.

  1. Kopi Cangkruk

Merupakan kegiatan sebagai wadah atau tempat menukar aspirasi mahasiswa atau mendapat informasi yang penting. Kopi cangkruk memiliki bentuk diskusi secara umum yang terbuka dan bersifat santai dengan menyeruput teh ataupun kopi ditemani cemilan.

  1. Kajian Isu

Kegiatan mengkaji dan berdiskusi secara searah maupun dua arah mengenai isu-isu terkini dan hal-hal yang menyangkut aspek-aspek kehidupan bermasyarakat, bernegara, berbangsa dan kemahasiswaan serta membedah isu – isu perikanan yang dapat memperluas dan memperdalam wawasan peserta, forum ini dapat dilaksanakan di Fakultas Perikanan dan Kelautan ataupun tempat yang berhubungan dengan pembahasan kajian.

  1. Forum Komunikasi (FORKOM)

Program yang disusun untuk berbagi saran, aspirasi, kritik, dan penyampaian informasi penting antara BEM, BLM, Ketua UKM, dan Komting angkatan. SOP untuk dilaksanakan forkom adalah adanya informasi penting yang harus disampaikan (minimal 3 informasi baik dari BEM, BLM, maupun UKM), pemberian informasi dilakukan satu minggu sebelum pelaksanaan FORKOM, dan hal-hal diluar tupoksi Departemen Dalam Negeri adalah diluar wewenang.

  1. Bedah Buku

Bedah buku adalah program yang dilakukan bersamaan dengan senjata pena untuk peningkatan literasi yang sangat kurang bahkan disalah gunakan untuk pembunuhan karakter. Bedah buku dilaksanakan karena kurangnya minat baca dan memahami arti sebuah buku.