Workshop Akreditasi Internasional Asiin, Persiapan Prodi Akuakultur Menghadapi Visitasi Asiin Tahun 2019

image
By WAHJU TJAHJANINGSIH On Selasa, Januari 01 st, 2019 · no Comments · In

Prodi Akuakultur dalam menyiapkan diri untuk menghadapi visitasi ASIIN tahun 2019, menyelenggarakan Workshop selama dua hari di Hotel Mercure, Surabaya yang difasilitasi oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK).  Output yang akan dihasilkan dari kegiatan tersebut adalah Deskripsi dari ketercapaian Learning Outcome Prodi Akuakultur.

Workshop Akreditasi Internasional ASIIN dibuka oleh Dekan FPK, kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Narasumber dari Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Airlangga, Dr. Helmy Yusuf, Apt., M.Sc., Ph.D dan Dr. Purkan, M.Si., dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga. Workshop tersebut diikuti oleh semua Dosen termasuk Dosen Prodi Akuakultur PSDKU Banyuwangi.

Mengapa perlu dilakukan Akreditasi ASIIN ? Sebuah pertanyaan yang memenuhi benak setiap Dosen Fakultas.  Menurut Dr. Helmy dalam paparannya: “Adanya keragaman mutu, baik prodi maupun institusi, dimana pengetahuan publik internasional perihal mutu masih kurang, keragaman pengembangan penjaminan mutu serta banyak negara menghadaoi tantangan dari sektor pendidikan tinggi swasta yang semakin banyak dan fenomena pendidikan trans-nasional”.

Dr. Helmy juga menyampaikan perihal bagaimana prosedur akreditasi internasional, teruatama diskusi asesor akreditasi internasional ASIIN dengan para Profesor, staf akademik, mahasiswa, alumni, stakeholder sebagai pengguna lulusan. Asesor akreditasi internasional ASIIN juga melakukan review ujian akhir semester, ujian akhir semester termasuk Skripsi. Asesor juga melakukan kunjungan ke laboratorium, dan perpustakaan Fakultas. Terkait persiapan akreditasi internasional ASIIN, telah dilakukan audit laboratorium oleh auditor dari PT DeCRA Group Indonesia dan hasilnya ditindaklanjuti oleh Pimpinan Fakultas.  Dr. Purkan dari FST juga menyampaikan hal yang sama dan memberikan contoh standar ASIIN dalam proses pembelajaran serta fungsi dan peran K3 di Prodi Kimia, sehingga para Dosen Prodi Akuakultur memiliki gambaran visitasi akreditasi ASIIN.

Pada kesempatan itu, KPS Prodi Akuakultur menyampaikan masukan dari Mr. Rainer Thomas (Senior Experten Service Jerman) saat menjadi staff inbound di FPK selama tiga minggu terkait dengan hasil proses pembelajaran, sarana prasarana, Praktek Kerja Lapang, dan Skripsi.  Masukan Mr Thomas yang jelas dan terinci menjadi umpan balik bagi Pimpinan Fakultas untuk meningkatkan kualitas Prodi Akuakultur. Paparan berikutnya disampaikan oleh KPS Prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP) terkait persiapan akreditasi Prodi THP.

Usai pemaparan Narasumber dan KPS, kegiatan workshop dibagi dua kelompok. Satu kelompok yang terdiri dari Dosen Prodi THP menyelesaikan Borang Akreditasi Prodi dan Evaluasi Diri Prodi sebagai dokumen yang diperlukan untuk pengajuan Akreditasi Prodi  THP.  Diskusi membahas dokumen akreditasi dipandu oleh KPS Prodi THP, Dr. Juni Triastuti. Kelompok berikutnya terdiri dari Dosen Prodi Akuakultur menyelesaikan deskripsi ketercapaian dari Learning Outcome (LO) Prodi. Terdapat 14 LO yang harus dideskripsikan untuk memberikan gambaran dan rasa percaya diri bagi mahasiswa Prodi Akuakultur ketika lulus memiliki kemampuan sesuai dengan indeks prestasi kumulatif yang diperolehnya. Selain itu, deskripsi ketercapaian LO dapat memberikan kepercayaan stakeholder sebagai pengguna lulusan terhadap kemampuan yang dimiliki oleh lulusan Prodi Akuakultur. Diskusi membahas deskripsi ketercapaian LO dipandu oleh Dr. A. Shofy Mubarak dan Dr. Akhmad Taufiq Mukti.

 

 

Penulis: Wahju Tjahjaningsih

Editor: Dwi Yuli Pujiastuti

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *