Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Akses Informasi dan Disiplin Diri: Kunci Keberhasilan Awardee Beasiswa Tahfidz FPK UNAIR

Bagikan

Keberhasilan dua mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga dalam meraih Beasiswa Tahfidz Bank Muamalat tidak hanya berdampak pada dukungan finansial, tetapi juga membuka ruang pengembangan diri yang lebih luas. Program ini dirancang untuk mendukung mahasiswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, spiritual, maupun kapasitas personal.

Beasiswa ini memberikan bantuan dana pendidikan yang membantu meringankan beban biaya kuliah. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa dapat lebih fokus dalam menjalani proses pembelajaran dan kegiatan akademik di masing-masing program studi.

Selain dukungan finansial, awardee juga mengikuti pelatihan atau bootcamp pengembangan diri yang difasilitasi oleh pihak penyelenggara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan soft skills, kepemimpinan, manajemen waktu, serta kesiapan menghadapi dunia profesional. Program ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sektor perbankan syariah dalam mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam proses memperoleh informasi beasiswa, Fathur Royyan menjelaskan bahwa ia pertama kali mengetahui program tersebut melalui media sosial serta kanal resmi informasi kemahasiswaan Universitas Airlangga, termasuk publikasi dari Direktorat Kemahasiswaan (DITMAWA) UNAIR. Informasi yang disebarkan melalui akun resmi dan laman kemahasiswaan menjadi rujukan penting bagi mahasiswa dalam mengakses berbagai peluang beasiswa.

“Informasi beasiswa banyak tersedia di media sosial dan kanal resmi kampus. Kita harus aktif mencari, memantau pengumuman dari DITMAWA, menyiapkan berkas dengan baik, dan berani mencoba,” ungkapnya.

Sementara itu, Maura Ajeng Prastiwi juga menekankan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak. Menurutnya, digitalisasi mempermudah mahasiswa dalam memperoleh informasi yang kredibel apabila diakses melalui sumber resmi.

“Perkembangan digitalisasi membuka banyak peluang. Gunakan media digital, terutama informasi dari kanal resmi universitas seperti DITMAWA, untuk mencari beasiswa dan peluang pengembangan diri lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan administrasi, komitmen pribadi, serta manajemen waktu menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi, baik dalam hafalan maupun perkuliahan. Dengan berbagai kesempatan beasiswa yang tersedia, mahasiswa diharapkan semakin proaktif dalam mengembangkan potensi diri.

Berbagai akun resmi universitas dan fakultas telah menyediakan wadah informasi yang mudah diakses. Keberhasilan Maura dan Fathur menjadi contoh nyata bahwa dedikasi, konsistensi, serta pemanfaatan teknologi informasi melalui sumber resmi kampus dapat membuka peluang besar bagi mahasiswa.

FPK UNAIR terus mendorong mahasiswa untuk berkembang secara holistik, tidak hanya dalam bidang akademik dan riset perikanan serta kelautan, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Rated 5 out of 5