FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Alumni Berdampak - Chandra Trisna 2

Alumnus FPK UNAIR Raih Beasiswa Unggulan, Perkuat Riset Bioteknologi Perikanan dan Konservasi

3 minutes read
54 Views count

SURABAYA – Alumnus Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR), Chandra Trisna Pangestu, berhasil meraih Beasiswa Unggulan untuk melanjutkan studi Magister Bioteknologi Perikanan dan Kelautan di FPK UNAIR. Prestasi tersebut memperkuat langkah Chandra dalam mengembangkan riset bioteknologi perikanan sekaligus mendukung upaya konservasi sumber daya perairan.

Pengalaman Akademik Membentuk Kiprah Riset

Alumni Berdampak - Chandra Trisna 1
Alumni Berdampak – Chandra Trisna 1

Selama menempuh pendidikan sarjana di FPK UNAIR, Chandra aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik. Ia terlibat dalam penelitian dosen, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, dan seminar. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Chandra mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, serta kerja sama dalam tim riset.

Selain kegiatan akademik, lingkungan kampus turut membentuk pola pikir ilmiahnya. Chandra menilai dukungan dosen memberikan pengaruh penting dalam proses pengembangan dirinya.

“Selama menempuh pendidikan di FPK UNAIR, saya merasakan lingkungan akademik yang sangat positif dan suportif. Dosen-dosen tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga motivasi dan teladan yang membentuk saya menjadi pribadi yang lebih disiplin, terbuka, dan terus berkembang,” ujarnya.

Kemudian, Chandra memperluas pengalamannya melalui kegiatan di luar kampus. Ia bergabung dengan Blue Seed Indonesia sebagai asisten peneliti dan field facilitator. Ia juga memaparkan hasil riset dalam seminar nasional di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Melalui pengalaman tersebut, Chandra melihat konservasi sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya dan keberlanjutan ekosistem. Karena itu, ia terus mengembangkan kompetensi yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

Inovasi Mangrove hingga Riset Hiu

Saat menempuh studi sarjana, Chandra mengembangkan inovasi pemanfaatan buah mangrove menjadi selai lembaran. Ia mengembangkan produk tersebut sebagai pangan bernilai tambah dengan tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem mangrove.

Selanjutnya, Chandra menuangkan inovasi tersebut dalam buku Mangrove Non-Timber yang diterbitkan oleh Airlangga University Press. Karya tersebut menunjukkan upayanya dalam menghubungkan ilmu perikanan, inovasi pangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir tersebut sejalan dengan SDGs 13 (Climate Action). Sementara itu, pengembangan produk berbasis sumber daya lokal juga menunjukkan pentingnya inovasi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Kini, Chandra melanjutkan studi magister dengan fokus penelitian DNA barcoding untuk identifikasi spesies hiu melalui analisis sirip hiu kering. Ia mengembangkan penelitian tersebut untuk memperkuat kemampuan di bidang biologi molekuler sekaligus mendukung identifikasi spesies hiu secara lebih akurat.

Dengan identifikasi yang lebih tepat, hasil penelitian dapat membantu upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan. Fokus tersebut sejalan dengan SDGs 14 (Life Below Water) yang mendorong perlindungan serta pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut.

Beasiswa Unggulan Perkuat Kontribusi Akademik

Chandra meraih Beasiswa Unggulan melalui proses yang panjang. Ia membangun rekam jejak tersebut melalui penelitian, publikasi, seminar, pengabdian masyarakat, kegiatan konservasi, dan penulisan buku.

“Semua proses tersebut saya jalani sebagai bagian dari pembelajaran, dan pengalaman tersebut menjadi penguat dalam proses seleksi,” jelasnya.

Selain itu, keterlibatan Chandra bersama berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan riset dan konservasi. Kolaborasi tersebut sejalan dengan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) yang mendorong penguatan kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, Chandra mengajak mahasiswa untuk terus belajar, berani mencoba hal baru, dan konsisten mengembangkan diri. Menurutnya, setiap pengalaman dapat menjadi bekal penting untuk membangun perjalanan akademik dan profesional pada masa depan.

 

Penulis : Alejandro Ahmad Zuhayr

Editor : TPA

Rated 5 out of 5