Surabaya – Dunia perikanan dan kelautan menawarkan peluang karier yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor produksi. Potensi tambak, beragam komoditas perikanan, hingga pengembangan usaha berbasis sumber daya dan inovasi menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk membangun karier sekaligus menciptakan peluang.
Pandangan tersebut disampaikan oleh alumnus Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 2021, Muhammad Syarif Satriyo Samudra, dalam sesi Potensi dan Tantangan di Bidang Perikanan dan Kelautan pada rangkaian Pembekalan Wisuda ke-263 FPK UNAIR, Jumat (28/8/2026).
Sebagai pengusaha muda yang bergerak di bidang budi daya rumput laut, Satriyo mengajak para calon wisudawan untuk memandang pendidikan yang telah ditempuh sebagai bekal dalam menentukan dan membangun arah perjalanan profesional.
“Kuliah di FPK UNAIR adalah bentuk persiapan kita untuk mendaki jejak karier kita,” ungkapnya.
Dari Potensi Perikanan Menjadi Peluang

Dalam pemaparannya, Satriyo menekankan bahwa sektor perikanan dan kelautan memiliki ruang pengembangan yang luas. Peluang tersebut dapat ditemukan mulai dari pengembangan tambak dan budi daya berbagai komoditas hingga penciptaan usaha dan inovasi berdasarkan kebutuhan masyarakat maupun industri.
Menurutnya, lulusan FPK UNAIR tidak hanya memiliki kesempatan untuk berkarier sebagai tenaga profesional. Mereka juga dapat menciptakan peluang melalui kewirausahaan.
Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama perkuliahan menjadi modal penting untuk memahami potensi, membaca kebutuhan, serta mengembangkan solusi di bidang perikanan dan kelautan.
Pesan tersebut selaras dengan SDGs 4 atau Quality Education, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia profesional. Pendidikan tinggi tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi, inovasi, dan keberanian dalam menentukan masa depan.
Selain itu, kehadiran alumni sebagai pemateri mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan alumni dalam memperluas wawasan mahasiswa serta calon lulusan. Semangat tersebut sejalan dengan SDGs 17 atau Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring dan kolaborasi untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Bukan Hanya Mencari Kerja, tetapi Menciptakan Peluang
Meski peluangnya besar, Satriyo mengingatkan bahwa perjalanan karier maupun wirausaha juga menghadirkan berbagai tantangan. Keberanian untuk mengambil langkah, kemampuan membaca potensi, serta kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi bekal penting dalam menghadapi proses tersebut.
“Bekerjalah dengan bahagia. Bahagia adalah energi, semakin bahagia semakin besar energinya,” pesannya kepada para calon wisudawan.
Melalui sesi tersebut, calon wisudawan FPK UNAIR diajak untuk menatap masa depan dengan optimisme. Sektor perikanan dan kelautan tidak hanya menjadi ruang untuk membangun karier, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menciptakan peluang dan mengembangkan inovasi berdasarkan bidang keilmuan yang telah mereka tekuni.
Penulis : Alejandro Ahmad Zuhayr
Editor : TPA





