FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Apa yang Terjadi Setelah Ikan Dipanen? Mahasiswa Baru THP FPK UNAIR Mulai Mencari Jawabannya

3 minutes read
82 Views count

Surabaya – Mahasiswa baru Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat program studi yang akan menjadi ruang belajar mereka selama menempuh pendidikan tinggi. Pengenalan tersebut disampaikan oleh Koordinator Program Studi THP, Heru Pramono, S.Pi., M.Biotech., Ph.D., dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Dalam pemaparannya, Heru memperkenalkan mahasiswa baru pada bidang keilmuan Teknologi Hasil Perikanan sekaligus memberikan gambaran mengenai perjalanan akademik yang akan mereka jalani. THP tidak hanya berkaitan dengan produk perikanan yang telah siap dikonsumsi, tetapi mencakup proses panjang untuk menghasilkan produk yang aman, bermutu, bernilai tambah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan karakter pendidikan di THP yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan penerapan di bidang hasil perikanan. Selama menjalani studi, mahasiswa akan berhadapan dengan berbagai persoalan terkait pengolahan, keamanan, mutu, hingga pengembangan produk perikanan. Pemahaman tersebut menjadi penting karena sektor perikanan tidak berhenti ketika ikan berhasil ditangkap atau dibudidayakan. Melalui teknologi hasil perikanan, berbagai komoditas tersebut dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Perspektif tersebut sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada kontribusi keilmuan THP terhadap SDG 2 (Zero Hunger) melalui pengembangan dan pemanfaatan sumber pangan berbasis perikanan. Di sisi lain, pengembangan teknologi pengolahan dan inovasi produk juga berkaitan dengan SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) karena mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan produk perikanan yang lebih beragam dan bernilai tambah.

Di tengah pemaparan mengenai program studi, Heru juga menyisipkan sedikit pengalaman pribadinya ketika menjalani pendidikan sarjana. Ia membagikan bahwa perjalanan akademik yang ditempuhnya tidak selalu berlangsung mudah dan terdapat berbagai tantangan yang harus dilewati. Pengalaman tersebut menjadi gambaran bagi mahasiswa baru bahwa proses pendidikan membutuhkan ketekunan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus berkembang.

Melalui pengenalan program studi ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengetahui apa yang akan mereka pelajari di THP, tetapi juga memahami arah keilmuan dan ruang kontribusi yang dapat mereka bangun selama menjadi mahasiswa. Pengenalan tersebut menjadi bagian dari penerapan SDG 4 (Quality Education) karena mahasiswa sejak awal tidak hanya diperkenalkan pada bidang akademiknya, tetapi juga diajak memahami bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan untuk menjawab persoalan nyata di bidang perikanan.

Dengan bekal tersebut, mahasiswa baru diharapkan mulai mengenali bidang yang diminati sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perjalanan akademik di FPK UNAIR. Mereka tidak hanya diposisikan sebagai penerima pengetahuan, tetapi juga sebagai calon pengembang inovasi yang nantinya dapat berkontribusi dalam pengolahan dan pemanfaatan hasil perikanan secara berkelanjutan.

Penulis : FahmI Bayhaqi 

Editor : TPA

Rated 5 out of 5