Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

B-Steam: Bivalve Steaming, Solusi Tepat Nelayan Kerang

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

B-Steam: Bivalve Steaming, Solusi Tepat Nelayan Kerang

Bagikan

Berita FPK- B-steam merupakan Program Kreativitas Mahasiswa dalam bidang teknologi (PKM-T) yang telah lolos seleksi pendanaan proposal dari KEMENRISTEKDIKTI pada tahun 2018. Program ini dilaksanakan oleh tim yang bekerja sama dengan mitra yang memperoleh pengawasan dari dosen pembimbing. Tim tersebut diantaranya yaitu Ula Zidni Alfian Ikromah Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Angkatan 2016, Hilmi Putra Pradana Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi  Teknik Lingkungan Angkatan 2016, Akhmad Afifudin Al-Anshori Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Angkatan 2016, Maulida Agustina Mahasiswa Fakultas Perikanan dn Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Angkatan  2017, Ningsih Putri Herman Fakultas Sains dan Teknologi  Program Studi Kimia Angkatan 2017. PKM T yang dilaksanakan bekerja sama dengan mitra Bu Nuryati (Mitra KUB Abata), dan dosen pembimbing PKM yaitu bapak Kustiawan Tri Pursetyo, S.Pi., M.Vet.

PKM-T dengan judul “B-STEM : Bivalve Steaming, Mesin Pengukus Kerang Berbasis Boiler di Kelompok Nelayan Kerang Sedati, Sidoarjo” merupakan solusi tepat untuk nelayan kerang yang dilaksanakan di desa Banjarkemuning, kecamatan Sedati, kabupaten Sidoarjo. Pemilihan mitra tersebut didasarkan atas relasi yang telah terjalin dan terdapat permasalahan, yaitu pengolahan kerang yang dilakukan oleh nelayan di desa Banjarkemuning dan sekitarnya masih menggunakan cara konvensional yang dapat menyebabkan zat pencemaran terakumulasi pada kerang. Hal tersebut karena penggunaan air secara berulang dan terbukanya tempat perebusan sehingga panas tidak dapat tertahan.

Dari segi lingkungan pengolahan kerang sanitasi dan higienenya masih kurang diperhatikan. Hal ini sangat berpengaruh pada kualitas kerang sehingga kerang yang dihasilkan belum cukup bagus dan mengakibatkan turunnya permintaan di kemudian hari. Solusi yang tepat adalah mengenalkan alat modifikasi autoclave dan boiler (sistem uap). Alat ini menggunakan tekanan dan temperatur sebagai parameter perebusan.” Luaran PKM-T ini diharapkan alat yang digunakan sebagai perbaikan proses produksi  pengukusan kerang konvensional menjadi produk baru bernilai jual tinggi, hak paten alat sebagai bukti penciptaan alat dan orisinalitas karya, terjalinnya kerjasama antar mitra agar dapat mengembangkan para kader sehingga KUB lain yang ada di desa Banjarkemuning juga dapat menggunakan alat ini, selanjutnya kapasitas daya tampung alat dapat diperbesar sehingga volume kerang yang diolah dapat lebih banyak dan efektif.” Ujar Maulida salah satu anggota PKM-T. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghungi Ula melalui Telp: 085731563135 (Ula) atau Email: ulazidnialfian36@gmail.com

Penulis : Annur Ahadi Abdillah

Editor   : Dwi Yuli Pujiastuti

5/5