Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Cak Vito, Alumnus FPK UNAIR, mengasah entrepreneur sejak kuliah kini menjalankan autopilot Seaweed pond operator dan seaweed exporter

Bagikan

Cak Vito Reyner Adriananda, S.Pi., alumnus Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Universitas Airlangga, merupakan sosok alumni yang konsisten mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak masa perkuliahan hingga kini. Saat ini, Cak Vito menjabat sebagai Direktur PT Rezeki Bintang Samudra, perusahaan yang bergerak di sektor perikanan dan kelautan berkelanjutan.

Cak Vito menyelesaikan studi sarjananya melalui program konversi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan memanfaatkan pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemdiktisaintek yang dikonversikan sebagai skripsi. Program ini tidak hanya mendorong inovasi dan kemandirian mahasiswa, tetapi juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis praktik dan kewirausahaan.

Dalam perannya sebagai direktur perusahaan, Cak Vito memimpin manajemen yang berfokus pada budidaya polikultur rumput laut Gracillaria verrucosa dan ikan bandeng. Model usaha ini mendukung SDGs poin 14, Ekosistem Laut, melalui pemanfaatan sumber daya perairan secara berkelanjutan, sekaligus SDGs poin 12, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan pengembangan rantai pasok rumput laut dari hulu hingga hilir. Ke depan, perusahaan ini juga menargetkan pengembangan usaha sebagai pengepul rumput laut kering untuk memasok bahan baku industri serta memproduksi produk diversifikasi berbasis rumput laut.

Selain berkiprah sebagai entrepreneur, Cak Vito juga aktif mengembangkan kapasitas kepemimpinan selama masa kuliah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pelaksana JALADHI 2023 (program pembinaan mahasiswa baru FPK UNAIR) dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FPK UNAIR tahun 2024. Aktivitas ini mencerminkan kontribusi pada SDGs poin 4, khususnya dalam penguatan soft skills dan kepemimpinan mahasiswa.

Prestasi Cak Vito juga tercermin di tingkat internasional melalui raihan dua medali perak pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2025 bersama tim mahasiswa FPK UNAIR. Capaian ini menunjukkan peran alumni dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan, sejalan dengan SDGs poin 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Melalui kiprah akademik, kewirausahaan, dan inovasi, Cak Vito menjadi contoh nyata alumni FPK UNAIR yang berkontribusi pada pembangunan sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Rated 5 out of 5