Dampak Overfishing, Belida Jarang Ditemui di Perairan Indonesia

By Ayu Lana Nafisyah On Senin, Maret 29 th, 2021 · no Comments · In

Keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia luar biasa besarnya sehingga disebut mega biodiversity. Hampir sekitar 16% dari spesies ikan dunia hidup di Indonesia. Namun, beberapa dari spesies tersebut kini mulai terancam punah salah satu diantaranya adalah ikan belida (Chitala lopis). Ikan yang merupakan anggota Famili Notopteridae ini termasuk dalam kelompok ikan predator yang aktif pada malam hari. Ikan belida memiliki kebiasaan bermigrasi pada saat musim hujan dari sungai utama atau bagian yang berair lainnya (anak sungai, lebung, dan lain-lain) ke rawa banjir (fload plain) untuk aktivitas pertumbuhan. Sedangkan pada musim kemarau berada di sungai utama dan daerah rawa. Di Indonesia ikan belida termasuk ikan endemik (indegenous species) dengan penyebaran di daerah Jawa, Sumatra dan Kalimantan.

Keanekaragaman ikan ini kian menurun populasinya dari tahun ke tahun karena nilai jual ikan belida yang ekonomis tinggi sebagai bahan baku makanan tradisional pempek tepatnya di Lampung dan Sumatra Selatan (Santoso, 2009). Banyak nelayan melakukan overfishing karena ikan belida memiliki rasa daging yang lezat dan khas terutama karena kandungan lemaknya yang tinggi, juga kandungan protein dan vitamin A yang tinggi sehingga digemari oleh masyarakat (Wibowo dan Sunarno, 2002). Dalam koran Sumatra Ekspres disebutkan bahwa di Palembang ketergantungan masyarakat untuk membuat makanan khas pempek dari ikan belinda menyebabkan ketersediaan ikan belida menurun (Muthmainnah, 2020).  Sehingga upaya konservasi dan pengelolaan budidaya ikan belida sangat menjadi urgensi yang harus segera diatasi demi menjaga kelestariannya di perairan Indonesia.

Ikan Belida (Chitala lopis) (Sumber: gerava.com)

Daftar Pustaka :

Muthmainnah, D. 2020. Perikanan Darat untuk Siapa? Berita Koran Sumatra Ekspres, hal. 11

Purba, E.A., Efizon, D. dan Putra, R.M. 2017. Studi Morfometrik, Meristik, dan Pola Pertumbuhan Ikan Belida (Notopterus notopterus Pallas, 1769) di Sungai Sail Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, 4(2): 1-8

Santoso, L. 2009. Biologi Reproduksi Ikan Belida (Chitala lopis) di Sungai  Tulang  Bawang, Lampung. Jurnal Berkala Perikanan Terubuk, 37(1): 38–46

Wibowo, A. dan Sunarno, M.T.D. 2006. Karakteristik Habitat Ikan Belida (Chitala lopis). Jurnal Bawal, 1(1): 19-24

 96 total views,  4 views today

Please follow and like us:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
YOUTUBE
Instagram