FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

JIC 2026 : Praktik

Dari Global Classroom ke Laboratorium, Peserta JIC 2026 Praktik Bikin Nugget Ikan Nila

2 minutes read
103 Views count

Surabaya – Rangkaian Join International Class (JIC) 2026 Universitas Airlangga (UNAIR) berlanjut dengan pengalaman praktik pengolahan hasil perikanan di Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR pada Rabu (12/8/2026). Setelah mengikuti pembelajaran lintas negara, peserta JIC diajak mengenal penerapan teknologi hasil perikanan melalui praktik pembuatan nugget berbahan dasar ikan nila di Laboratorium Pengolahan Ikan FPK UNAIR.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran JIC 2026 yang mengusung tema “Connecting Global Minds Through Collaborative Learning”. Sebanyak delapan peserta dari Indonesia, Ethiopia, Afganistan, Malaysia, dan Timor-Leste mengikuti aktivitas yang mempertemukan pengalaman akademik dengan praktik pengolahan hasil perikanan.

Dalam praktik tersebut, ikan nila digunakan sebagai bahan dasar pembuatan nugget. Peserta diperkenalkan pada proses pengolahan ikan menjadi produk pangan yang lebih praktis dan memiliki nilai tambah. Kegiatan ini memberikan gambaran secara langsung mengenai bagaimana komoditas perikanan dapat dikembangkan melalui teknologi pengolahan menjadi produk yang dekat dengan kebutuhan konsumen.

Proses praktik berlangsung di Laboratorium Pengolahan Ikan FPK UNAIR dengan pendampingan tiga anggota BSO Fisheries Processing Club (FPC), yakni Alfina Sholihatin A’maliah, Ayunita Dwi Sifana, dan Umar Asadullah Al Mubarak. Pendampingan tersebut membantu peserta mengikuti setiap tahapan pembuatan nugget sekaligus berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa FPK UNAIR.

JIC 2026 : Praktik
JIC 2026 : Praktik

Pengalaman praktik ini juga memperluas bentuk pembelajaran yang diperoleh peserta JIC. Jika pembelajaran lintas negara umumnya berlangsung melalui diskusi dan pertukaran pengetahuan, kegiatan di laboratorium memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar melalui pengalaman langsung. Interaksi selama praktik juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dari latar belakang negara yang berbeda.

Pemanfaatan ikan nila sebagai bahan dasar nugget turut memperkenalkan salah satu bentuk diversifikasi produk hasil perikanan. Pengolahan tersebut sejalan dengan SDG 2 (Zero Hunger) melalui pengembangan sumber pangan berbasis perikanan dan peningkatan nilai tambah bahan pangan. Sementara itu, pengalaman praktik di laboratorium mendukung SDG 4 (Quality Education) karena peserta memperoleh pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan dengan keterampilan aplikatif.

Kegiatan di FPK UNAIR tersebut sekaligus memperkuat semangat kolaborasi yang menjadi bagian dari JIC 2026. Melalui pertemuan peserta dari berbagai negara dengan sivitas akademika FPK UNAIR, pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui pertukaran gagasan, tetapi juga melalui pengalaman bersama di laboratorium. Hal ini mencerminkan semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun jejaring dan kolaborasi lintas negara melalui pendidikan.

Penulis : Fahmi Bayhaqi A

Editor : TPA

Rated 5 out of 5