DECORATED WARBONNET, IKAN INDAH DARI PASIFIK UTARA

By Ayu Lana Nafisyah On Sabtu, Maret 27 th, 2021 · no Comments · In

Decorated Warbonnet (Chirolophis decorates) merupakan ikan unik yang memiliki hiasan kepala yang lebat dan memiliki duri sebagai ciri pengenalnya. Panjang tubuh dari ikan ini mencapai 42 cm. Decorated Warbonnet juga memiliki ciri khas lain di belakang kepalanya, pada empat duri pertama sirip punggungnya, semuanya berwarna coklat jingga dengan bintik-bintik gelap dan belang-belang gelap di bawah mata di sepanjang siripnya. Bentuk tubuhnya memanjang atau eel like, dengan sirip punggung dan dubur yang panjang serta rendah, sirip perut besar, dan sirip ekor bulat kecil. Terdapat fakta menarik dari ikan yang indah ini, yaitu hiasan kepalanya yang dianggap membantu kamuflase tetapi bisa juga digunakan sebagai alat memikat mangsa atau pasangan.

Ikan ini ditemukan di habitat antara rumput laut, celah batu dan spons pada kedalaman 1,5 – 90 m di area subtidal dengan persebaran yang membentang dari Pasifik Utara Kamchatka, Rusia melalui Aleutian Chain dan Laut Bering hingga Selat Bering Alaska dan Teluk Humboldt, California. Decorated Warbonnet tergolong ikan yang tidak bermigrasi atau mencari mangsa jauh dari habitat.

Terdapat dua spesies yang mirip dengan hewan cantik ini yaitu spesies Mosshead Warbonnet (Chirolophis nugator) yang memiliki ciri cabang yang berada di kepalanya lebih sedikit sampai duri punggung pertama, serta titik mata yang berjarak sama di sepanjang sirip punggungnya. Kemudian spesies kedua yaitu Matcheek Warbonnet (Chirolophis tarsodes) yang memiliki kemiripan fisik dengan Decorated Warbonnet tetapi spesies ini merupakan spesies langka.

Decorated Warbonnet (Sumber: anekrasov.com)

Sumber :

Harbo, R.M. 2011. Whelks to Whales, Coastal Marine Life of The Pacific Northwest. Revised. Madeira Park, BC: Harbour Publishing. Hal 224.

Lamb, A. and Edgell, P. 2010. Coastal Fishes of the Pacific Northwest. Revised. Madeira Prak, BC: Harbour Publishing. Hal 124.

 

Penulis : Antrika Yuniarti (Akuakultur, 2018)

Editor  : Shafa Aisyah Rahmalia (Akuakultur, 2020)

 44 total views,  2 views today

Please follow and like us:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
YOUTUBE
Instagram