Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Departemen RnD KAKEMA Mencanangkan PRISMA 1.0 sebagai Langkah Perdana Rangkaian Riset Mahasiswa Akuatik Bertema Nutrisi, Reproduksi, dan Penyakit Ikan 

Bagikan

Kegiatan PRISMA 1.0 (Pengembangan Riset Ilmiah dan Sains Mahasiswa Akuatik) telah dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Gedung B 3.02 FPK UNAIR pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Departemen Riset dan Pengembangan (RnD) pada organisasi Kajian Keilmiahan Mahasiswa sebagai langkah awal dalam penyusunan rangkaian program pengembangan riset mahasiswa Fakultas Perikanan Kelautan khususnya pada program studi Akuakultur. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam bidang riset ilmiah, khususnya terkait nutrisi, reproduksi, dan kesehatan ikan. Kegiatan ini di ikuti oleh mahasiswa semester 2 dan 4 yang sedang menempuh pembelajaran dasar dan pengembangan ilmu Akuakultur. Adapun jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 35 mahasiswa FPK

.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri utama yaitu Dita Wahyuningsih yang memiliki keahlian di bidang perikanan/akuakultur. Beliau menyampaikan materi secara komprehensif terkait nutrisi ikan sebagai faktor penting dalam menunjang pertumbuhan, efisiensi pakan, dan ketahanan organisme terhadap penyakit. Dijelaskan pula bahwa penggunaan feed additives seperti vitamin, mineral, probiotik, dan ekstrak alami dapat meningkatkan performa pertumbuhan, memperkuat sistem imun, serta meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi pada ikan. Selain itu, pemateri juga menyoroti perkembangan inovasi dalam nutrisi akuakultur, termasuk teknologi pakan dan pemanfaatan mikrobioma untuk meningkatkan kesehatan ikan. Hal ini menunjukkan bahwa nutrisi tidak hanya berperan dalam pertumbuhan, tetapi juga dalam keberlanjutan sistem budidaya perikanan.

 

Pemateri membahas sistem reproduksi ikan beserta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan proses tersebut dalam kegiatan budidaya. Faktor lingkungan, kualitas pakan, serta kondisi fisiologis induk menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan reproduksi ikan. Selain itu, dijelaskan pula mengenai berbagai jenis penyakit ikan, baik yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun parasit, serta metode pencegahan dan penanganannya. Pendekatan yang dilakukan meliputi manajemen kualitas air, pemberian pakan berkualitas, serta penggunaan agen imunostimulan alami. 

 

Kegiatan berlangsung secara terstruktur mulai dari pembukaan, pemaparan materi, hingga sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Salah satu partisipan, Taura Lingga, mengajukan pertanyaan terkait kesenjangan antara konsep blue transformation dalam mendukung SDGs, khususnya no poverty, dengan kondisi nyata masyarakat pesisir yang masih belum sejahtera. Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa langkah konkret yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat guna mengoptimalkan potensi sumber daya lokal. Program seperti PKM-PM dinilai dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan stabilitas ekonomi secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, PRISMA 1.0 berjalan dengan lancar dan diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan dalam pengembangan akademik mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

 

Penulis : Fathiyah Fidela

Editor : TPA

Rated 5 out of 5