DINAMIKA SEKTOR PERIKANAN TANGKAP DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PRIGI, KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR
Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi (PPN Prigi) berdiri di atas lahan seluas 30,1 Ha dengan luas tanah 14,1 Ha dan luas kolam labuh 16 Ha. Terletak pada posisi koordinat 111043’58” BT dan 08017’22” LS, tepatnya di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Propinsi Jawa Timur. Musim penangkapan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi pada tahun 2018 dan 2019 terjadi pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober dan November dengan puncak musim pada bulan Oktober. Pada bulan-bulan tersebut terjadi kenaikan produksi bila dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, hal ini dipengaruhi oleh musim, angin dan arus laut. Daerah penangkapan ikan bagi para nelayan di PPN Prigi adalah Samudera Hindia WPP 573. Dengan luasnya jangkauan daerah penangkapan ini diharapkan adanya peningkatan dalam jumlah maupun macam produksi hasil tangkap serta ketrampilan dan pengetahuan semua sektor pendukung kegiatan perikanan.
Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi memiliki jumlah armada perikanan yang tercatat pada tahun 2018 adalah 786 unit, yaitu terdiri dari kapal berukuran < 10 GT 534 unit (67,93%), 10 -20 GT 92 unit (11,70%), 20 – 30 GT unit 158 (20,10%) dan >30 GT 2 Unit (0,25%). Sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 778 unit, berarti mengalami kenaikan 8 unit, untuk jumlah trip penangkapan ikan tahun 2018 ini tercatat 18.863 kali yang terdiri dari Pukat Cincin 13.664 Kali (72.43%), Jaring insang 601 kali (6.84%), Payang 316 kali (3.18%), Pancing Tonda 1.291 Kali (1.67%) dan Pancing Ulur 2.991 Kali (15.85%). berarti mengalami kenaikan sebesar 4.605 kali (32,29%) dari tahun 2017 sebesar 14.258 kali. Jumlah alat tangkap di PPN Prigi pada tahun 2018 sebanyak 978 unit yang terdiri dari Pancing Ulur 694 unit (70.96%), Pukat Cincin 160 unit (16.36%), Pancing Tonda 91 unit (9.30%), Jaring Insang 18 unit (1.84%) dan Payang 15 unit (1,53%). Dibanding dengan jumlah alat tangkap pada tahun 2017 sebanyak 974 unit, berarti mengalami kenaikan 4 Unit (0,41%) .
Produksi ikan terbanyak dan dominan yang didaratkan di PPN Prigi adalah dari jenis ikan pelagis seperti Tongkol Lisong 18.317.617 kg (66,08%), Layang Deles 6.001.333 kg (21,65%), Cakalang 979.012 kg (3,53%), Tembang 535.454 kg (1,93%), Layur 447.623 Kg (1,61%), Layang Anggur 418.137 Kg (1,51%), Layang Benggol 349.467 Kg (1,26%), Tongkol Krai 284.358 Kg (1,03%), Tuna Madidihang 201.346 kg (0,73%), dan Tongkol Komo 184.620 Kg (0,67 %). Produksi hasil tangkapan tersebut sebagian besar ditangkap dengan menggunakan alat tangkap Pukat Cincin yaitu sebesar 26.744.587 kg (93,93%). Sedangkan menggunakan alat tangkap Pancing Tonda 1.165.665 kg (4,09%), Payang 279.795 kg (0,98%), Pancing Ulur 201.081 kg (0,71%), Jaring Insang 81.724 kg (0,29%).
Pemasaran hasil perikanan dari PPN Prigi berupa produk ikan segar dan ikan olahan. Daerah tujuan distribusi meliputi wilayah lokal yaitu Trenggalek dan distribusi antar kota antara lain meliputi Tulungagung, Surabaya, Jombang, Malang, Nganjuk dan kota lainnya. Produksi perikanan dari PPN Prigi yang didistribusikan dalam bentuk ikan segar sebesar 11.872.948 kg (41,69%), ikan beku 1.964.034 kg (6,89%) kg dan ikan olahan yang meliputi ikan pindang 11.941.753 kg (41,94%), ikan asin 1.108.366 kg (3,89%), tepung ikan 802.292 kg (2,81%) , ikan asap 739.373 kg (2,59%) dan olahan lainnya 44.086 kg (0,01%). Penyerapan tenaga kerja yang melakukan kegiatan perikanan di PPN Prigi pada tahun 2018 adalah sebesar 9.889 orang, yang terdiri dari 5.475 orang nelayan (55,36%), pedagang/pengolah ikan 2.803 orang (28.34%) dan tenaga lainnya 1.611 orang (16,57%). Dibanding tahun 2017 yaitu sebesar 9.463 orang, maka pada tahun 2018 mengalami kenaikan 426 orang (4,50%).
Penulis
Wahyu Isroni
Departemen MKI-BP
Email: wahyuisroni01@gmail.com



