Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Dosen FPK UNAIR Soroti Pentingnya LKMM TL Dirmawa dalam Mencetak Pemimpin Muda Strategis dan Berkarakter

Bagikan

Trawas, Mojokerto – Dalam upaya mencetak generasi pemimpin muda yang tangguh dan adaptif, Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menyelenggarakan kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Lanjut (LKMM TL). Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun karakter kepemimpinan, kemampuan berpikir strategis, serta keterampilan pengambilan keputusan melalui berbagai forum diskusi dan simulasi organisasi yang intensif.

Salah satu dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR, Dwitha Nirmala, S.Pi., M.Si., turut berperan dalam kegiatan kegiatan tersebut sebagai moderator. Dalam kesempatannya, ia menyoroti pentingnya LKMM TL sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori kepemimpinan, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktis yang relevan dengan dinamika organisasi mahasiswa maupun dunia profesional.

Menurut beliau, LKMM TL menjadi sarana strategis untuk membentuk mahasiswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan secara bijak dalam berbagai situasi. “Melalui kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Lanjut (LKMM TL), saya melihat mahasiswa dapat belajar bagaimana menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan secara bijak dalam berbagai situasi organisasi,” ujiarnya. 

Guna mencapai tujuan tersebut, rangkaian LKMM TL dikemas melalui tiga agenda utama yang komprehensif. 

  • Pembekalan Materi: Sesi diskusi mengenai materi strategis, seperti kebijakan kemahasiswaan, manajemen proyek, dan kepemimpinan strategis.
  • Diskusi Kelompok dan Studi Kasus: Peserta bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus atau simulasi konflik organisasi.
  • Penyusunan Proyek: Tugas akhir yang menuntut peserta membuat rancangan proyek yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat melalui keterlibatan aktif dalam setiap sesi diskusi dan simulasi. Dwitha menilai bahwa metode pembelajaran berbasis studi kasus mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, serta pola pikir strategis mahasiswa. “Kegiatan diskusi kelompok dan studi kasus sangat membantu mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, serta pola pikir strategis,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa LKMM TL membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring dan membangun relasi yang suportif antar peserta dari berbagai latar belakang organisasi. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam kehidupan organisasi maupun dunia kerja di masa mendatang. “Saya juga melihat mahasiswa mendapatkan banyak relasi dan pengalaman berharga yang tentunya akan berguna dalam dunia organisasi maupun kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Pelaksanaan LKMM TL ini juga selaras dengan komitmen Universitas Airlangga dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui penguatan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan manajerial mahasiswa, kegiatan ini mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dengan menghadirkan proses pembelajaran yang aplikatif dan relevan terhadap kebutuhan masa depan. Selain itu, LKMM TL juga mendukung SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui pembentukan karakter pemimpin muda yang mampu membangun budaya organisasi yang transparan, partisipatif, dan solutif.

Dengan terselenggaranya LKMM TL, Dirmawa UNAIR berharap mahasiswa tidak hanya mampu menjadi pemimpin organisasi yang kompeten, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Penulis : Terry Previo Avianto

Penyunting : MNGA

Rated 5 out of 5