FPK UNAIR 28 Januari 2026 – Kunjungan Sekolah
Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) menerima kunjungan edukasi dari SMA Negeri 1 Krembung pada Selasa, 27 Januari 2026. Sebanyak 220 siswa beserta 12 guru pendamping hadir untuk mengeksplorasi dunia pendidikan tinggi perikanan secara langsung. Oleh karena itu, pihak fakultas membagi para peserta ke dalam dua ruangan berbeda di Gedung A dan Gedung B guna memastikan penyampaian materi berlangsung efektif dan kondusif.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut. Selain itu, kunjungan ini memberikan gambaran nyata tentang peluang karier masa depan di sektor akuakultur dan teknologi kelautan. Melalui pengenalan ini, FPK UNAIR berupaya mencetak calon intelektual yang mampu berkontribusi pada SDG 14 (Ekosistem Laut) di masa depan.
Wakil Dekan III FPK UNAIR, Bapak Annur Ahadi, S.Pi., M.Si., Ph.D., memberikan sambutan hangat di hadapan para siswa. Beliau menjelaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan pangan nasional (SDG 2: Tanpa Kelaparan). Selain itu, beliau menekankan bahwa mahasiswa FPK UNAIR memiliki peluang besar untuk terlibat dalam kemitraan global (SDG 17), baik melalui program pertukaran pelajar maupun riset internasional. Setelah sambutan, Bapak Terry Previo Avianto, S.Pi., M.Si., memberikan materi mendalam mengenai profil fakultas. Beliau memaparkan berbagai aspek penting, mulai dari peluang kerja yang luas hingga profil alumni yang telah sukses di industri global.
Eksplorasi Fasilitas Laboratorium dan Teknologi Aquaponic
Selanjutnya, para siswa berkesempatan untuk melihat langsung fasilitas riset unggulan melalui kegiatan campus tour. Mereka berkeliling mulai dari Gedung C hingga laboratorium-laboratorium spesifik. Di Laboratorium Mikrobiologi dan Penyakit Ikan, para siswa belajar tentang cara menjaga kesehatan komoditas perikanan dari serangan patogen berbahaya.
Kemudian, kunjungan berlanjut ke Laboratorium Anatomi dan Budidaya Ikan. Di sini, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai sistem reproduksi dan pola pertumbuhan ikan secara ilmiah. Tak kalah menarik, para peserta juga meninjau Aquaponic System yang menjadi simbol inovasi pertanian dan perikanan terpadu. Teknologi ini sangat relevan dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena menawarkan metode produksi pangan yang hemat lahan dan ramah lingkungan.
Membangun Kesadaran Kolektif Generasi Z
Secara keseluruhan, kunjungan SMAN 1 Krembung ini memberikan manfaat edukatif yang signifikan bagi para siswa. Mereka tidak hanya memahami teori di bangku sekolah, tetapi juga melihat penerapan sains dalam industri perikanan modern. Oleh sebab itu, FPK UNAIR terus membuka pintu bagi institusi pendidikan lainnya untuk berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat tentang potensi bahari Indonesia.
Dengan pengenalan sejak dini, para siswa diharapkan memiliki minat yang besar untuk melanjutkan studi di bidang kelautan. Melalui pendidikan tinggi yang berkualitas, Indonesia akan memiliki sumber daya manusia yang mampu mengelola kekayaan laut secara berkelanjutan. Akhirnya, kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penyerahan cendera mata sebagai simbol jalinan kerjasama antara sekolah dan universitas.
Penulis: MRR



