FPK UNAIR kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring riset internasional melalui partisipasi aktif pada The 13th International Fisheries Symposium (IFS 2025) yang diselenggarakan pada 6–9 Oktober 2025 di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang.
IFS 2025 diselenggarakan oleh ASEAN Fisheries Education Network (ASEAN-FEN) mengangkat tema “ASEAN Fisheries and Marine Resources for Global Sustainability”. symposium ini menjadi ajang kolaborasi ilmiah terbesar di Asia Tenggara dalam bidang perikanan dan kelautan dengan peserta sebanyak 500orang dari 13 Negara ASEAN, Jepang, China, India, dan Prancis.
FPK UNAIR mengirim 20 dosen sebagai delegasi resmi untuk berpartisipasi dalam presentasi ilmiah, diskusi panel, serta forum jejaring kerja sama antar universitas anggota ASEAN-FEN. Keikutsertaan para dosen ini mencerminkan semangat FPK UNAIR untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan berbasis riset di sektor perikanan dan kelautan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P., bersama Wakil Rektor I Universitas Airlangga, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D yang juga merupakan Chairman Asean FEN 2024 – 2026.
IFS 2025 menghadirkan berbagai pembicara utama dari dalam dan luar negeri, di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan RI Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., Wakil Menteri Luar Negeri Dr. Arif Havas Oegroseno, Prof. Matsuishi Takashi Fritz dari Hokkaido University (Jepang), dan Prof. Wenju Cai dari Ocean University of China.
Melalui forum internasional ini, FPK UNAIR memperluas kolaborasi riset, memperkenalkan hasil penelitian unggulan dosen, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengelolaan perikanan dan kelautan berkelanjutan di kawasan ASEAN dan dunia.
Partisipasi ini juga sejalan dengan semangat Universitas Airlangga untuk terus berperan aktif sebagai World Class University yang berdaya saing global, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta keberlanjutan sumber daya laut.
Diseminasi hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen FPK Unair





