Maritim Fest 2026 menjadi ajang kolaborasi strategis dalam memperkuat sektor kemaritiman Jawa Timur melalui promosi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Kegiatan yang berlangsung di Kenjeran Park, Surabaya, ini diselenggarakan oleh JTV bersama pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas pesisir, akademisi, serta institusi pendidikan di bidang kelautan dan perikanan. Maritim Fest 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional dan Hari Pelayaran, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat identitas Surabaya dan Jawa Timur sebagai wilayah maritim yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.
Booth FPK UNAIR Menarik Perhatian Pengunjung
Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga turut berpartisipasi dengan membuka booth pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya mahasiswa dan alumni. Partisipasi FPK UNAIR menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor maritim berbasis inovasi dan kewirausahaan. Booth FPK UNAIR menghadirkan beragam produk dari mahasiswa Program Studi Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan yang menarik perhatian pengunjung selama festival berlangsung.
Produk Akuakultur dan Olahan Perikanan Dipamerkan
Mahasiswa dari bidang Akuakultur memamerkan produk aquascape dan ikan hias hasil budidaya mandiri, seperti ikan koki dan ikan guppy. Produk tersebut menunjukkan potensi pengembangan budidaya ikan hias sebagai sektor ekonomi kreatif berbasis perikanan. Sementara itu, mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan menghadirkan berbagai produk olahan hasil perikanan, mulai dari olahan ikan bandeng, gurame, nila, hingga lele dalam bentuk siap masak dan siap saji, seperti produk asap, bakar, fillet marinasi, kerupuk, dan otak-otak. Selain itu, terdapat pula berbagai produk inovatif berbasis telur hasil perikanan yang mendapat antusiasme tinggi dari pengunjung festival.
Perkuat Kolaborasi dan Kemitraan Maritim
Menariknya, produk yang dipamerkan tidak hanya berasal dari mahasiswa aktif, tetapi juga melibatkan produk usaha milik alumni FPK UNAIR yang turut dipasarkan dalam acara tersebut. Kehadiran produk alumni menunjukkan keberlanjutan ekosistem kewirausahaan yang dibangun oleh FPK UNAIR sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri maritim. Partisipasi ini menjadi sarana promosi inovasi mahasiswa dan alumni kepada masyarakat luas serta membuka peluang kolaborasi yang lebih besar di sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan Maritim Fest 2026 juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17, yaitu Partnerships for The Goals, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, media, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan maritim berkelanjutan. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, FPK UNAIR diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang mendorong inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan kemitraan strategis di bidang kelautan dan perikanan.
Penulis : Alejandro Ahmad Zuhayr
Editor : TPA




