Berita FPK. Selama dua hari (18-19/9/2019), Departemen Kelautan FPK menerima kunjungan dosen tamu dari Malaysia, yakni Assoc. Prof. Dr. Mohd Hanafi Idris. Hari pertama, beliau memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa S1 tentang “Ecology Marine” dan coaching writing manuscript di ruang sidang lantai 8 bersama mahasiswa S1 dan S2.
Kuliah tamu diikuti oleh mahasiswa semester 3 Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FPK Universitas Airlangga. Assoc. Prof. Dr. Mohd Hanafi Idris memberikan penjelasan tentang Ecology Marine yang mempelajari tentang hubungan organime dengan lingkungan perairan. Pada lingkungan perairan berbagai jenis komunitas kita temukan sampai dengan tingkatan ekosistem, sehingga dari semua lingkungan ini akan dipelajari dalam ekologi perairan. Salah satu organisme yang hidup di ekosistem perairan yaitu ikan, oleh sebab itu ekologi perairan sangat berperan erat dengan bidang perikanan.
Assoc. Prof. Dr. Mohd Hanafi Idris juga memberi kesempatan mahasiswa S1/S2 untuk coaching writing manuscript. Kesempatan ini telah ditunggu oleh mahasiswa karena selain sangat membantu mahasiswa dalam penyusunan konsep, proposal penelitian serta berkonsultasi manuscript juga mendapatkan tambahan ide serta dapat mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
Pada hari kedua, Assoc. Prof. Dr. Mohd Hanafi Idris membuka sharing about research, and collaboration dengan anggota Departemen Kelautan, Ketua Departemen Kelautan FPK Universitas Airlangga berharap untuk ke depannya bisa tetap melanjutkan kerjasama dalam hal penelitian serta publikasi artikel ilmiah dengan Universiti Malaysia Terengganu.

Kemudian pada siang hari, Tim Dosen Departemen Kelautan FPK mengadakan studi lapang ke mangrove Sedati bersama dosen tamu dari Universiti Malaysia Terengganu. Kunjungan ke lokasi mangrove ke Kelurahan untuk bersilaturrahmi dan sekaligus minta ijin untuk melihat tempat pengelolaan kerang. Studi lapang ini betujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan kerang yang dilakukan oleh masyarakat nelayan kerang sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi. Kerang hasil tangkapan selain dijual mentah juga bisa diolah lagi menjadi produk yang berkualitas.

Penulis
Dwitha Nirmala
Departemen Kelautan
Email: dwitha.nirmala@fpk.unair.ac.id



