Fakultas
perikanan dan kelautan

GEBYAR RAMADHAN FPK UNAIR 2026 : Kajian Ramadhan oleh Ustadz Ahmad Syauqi, S.Hum., M.Si.

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) kembali menghadirkan kegiatan keagamaan dalam rangka Gebyar Ramadhan 2026 melalui penyelenggaraan Kajian Ramadhan yang sarat nilai spiritual dan edukatif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPK UNAIR yang berkolaborasi dengan Sie Kerohanian Islam (SKI OASE) FPK UNAIR, dengan menghadirkan narasumber Ustadz Ahmad Syauqi, S.Hum., M.Si. selaku salah satu dosen juga dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Kajian ini berlangsung pada pagi hari di Gedung C501–502 dan diikuti oleh civitas akademika FPK UNAIR dengan penuh antusias.

Kegiatan yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan ini dimulai pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan rangkaian acara yang tersusun secara sistematis. Peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan mengikuti jalannya kajian dengan khidmat. Suasana interaktif tercipta sepanjang kegiatan berlangsung, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berkesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan narasumber terkait berbagai aspek ibadah di bulan Ramadhan.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Ahmad Syauqi menekankan pentingnya memahami esensi ibadah puasa sebagai bentuk pengendalian diri sekaligus peningkatan kualitas spiritual seorang muslim. Ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki perilaku, menjaga lisan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Penjelasan ini disampaikan dengan gaya komunikatif sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta dari berbagai latar belakang.

Selain membahas puasa, narasumber juga mengulas keutamaan salah satu malam istimewa di bulan Ramadhan, yaitu Lailatul Qadar. Dalam kajiannya, dijelaskan bahwa malam tersebut memiliki keutamaan yang luar biasa, di mana setiap amalan kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan nilainya setara dengan seribu bulan. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Lebih lanjut, kajian ini juga menyoroti kewajiban zakat bagi umat muslim yang memiliki kemampuan secara finansial. Ustadz Ahmad Syauqi menjelaskan bahwa zakat merupakan bentuk kepedulian sosial yang memiliki dimensi spiritual dan sosial sekaligus. Ia menegaskan bahwa sebagian harta yang dimiliki oleh individu yang berkecukupan sejatinya merupakan hak bagi mereka yang membutuhkan, sehingga zakat menjadi instrumen penting dalam menciptakan keseimbangan sosial di masyarakat.

Kegiatan Kajian Ramadhan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan civitas akademika FPK UNAIR, khususnya terkait ibadah di bulan suci Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran spiritual, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mendorong terciptanya lingkungan kampus yang religius dan harmonis. Manfaat yang dirasakan tidak hanya pada aspek peningkatan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya Kajian Ramadhan FPK UNAIR 2026, diharapkan civitas akademika dapat semakin memahami makna ibadah Ramadhan secara menyeluruh, serta mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran organisasi mahasiswa dalam tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga membangun karakter spiritual dan sosial yang kuat di lingkungan kampus.

Penulis : FBM dan Faizi Abyaz Santoso

Penyunting : TPA

Rated 5 out of 5