Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Guest Lecture FPK UNAIR Hadirkan Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Abd Al-Qadr Imad Wan Mohtar, Bahas Mikroorganisme dan Fungi sebagai Pakan Alternatif Ikan Berkelanjutan

Bagikan

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global melalui penyelenggaraan guest lecture bersama Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Abd Al-Qadr Imad Wan Mohtar pada Senin, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional antara FPK UNAIR dan University of Malaya, sekaligus mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 17: Partnerships for the Goals. Melalui forum akademik ini, pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman riset lintas negara berlangsung secara aktif dan konstruktif.

Kolaborasi Akademik Lintas Negara dalam Bidang Bioteknologi Fermentasi

Guest lecture dilaksanakan di lingkungan FPK UNAIR dengan menghadirkan dua sesi perkuliahan untuk mata kuliah Ekologi Perairan. Pada kelas Ekologi Perairan E, Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Abd Al-Qadr Imad Wan Mohtar menyampaikan materi berjudul “Microorganisms as Alternative Feed Sources for Aquatic Fish”. Sementara itu, pada kelas Ekologi Perairan B, beliau membawakan topik “Fungi in Aquatic Ecology: Natural Decomposers and Their Potential as Sustainable Feed”.

Kehadiran akademisi dari Institute of Biological Sciences, Faculty of Science, University of Malaya ini mempertegas arah internasionalisasi pendidikan tinggi yang tengah dikembangkan FPK UNAIR. Dengan latar belakang pendidikan Sarjana Mikrobiologi dan Magister Food Biotechnology di Universiti Putra Malaysia, serta gelar Ph.D. dalam Fermentation Technology melalui kolaborasi riset dengan University of Strathclyde, beliau menghadirkan perspektif global yang memperkaya diskusi akademik di kelas.

Sebagai Associate Professor sekaligus peneliti aktif di bidang fermentasi cair lanjutan dan mikrobiologi jamur, kontribusinya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi, tetapi juga membuka ruang dialog ilmiah terkait peluang riset bersama. Perannya sebagai Adjunct Professor (Research Fellow) di Universitas Airlangga semakin memperkuat fondasi kerja sama institusional yang berkelanjutan.

Antusiasme Mahasiswa dan Penguatan Jejaring Riset

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari Program Studi Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan, khususnya mahasiswa tahun pertama. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berkembang selama sesi berlangsung. Mahasiswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam pembahasan mengenai tantangan implementasi inovasi pakan berbasis mikroorganisme dan fungi dalam konteks industri perikanan.

Tujuan utama penyelenggaraan guest lecture ini adalah memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan bioteknologi fermentasi dalam sistem akuakultur modern serta memperkuat jejaring riset internasional. Melalui interaksi langsung dengan akademisi luar negeri, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang memperkaya perspektif global mereka.

Manfaat kegiatan ini juga dirasakan pada level institusi. Kolaborasi yang terbangun membuka peluang pengembangan penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta publikasi ilmiah kolaboratif. Hal tersebut sejalan dengan SDGs 17 (Partnerships for the Goals), yang menekankan pentingnya kemitraan global dalam mencapai pembangunan berkelanjutan melalui sinergi antar institusi pendidikan dan riset.

Salah satu mahasiswa, adira dari Program Studi Akuakultur menyampaikan bahwa sesi perkuliahan tamu ini terasa menarik dan mudah dipahami, terutama karena contoh-contoh aplikatif yang diberikan membuat materi tentang mikroorganisme dan fungi menjadi lebih relevan dengan praktik budidaya sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, FPK UNAIR kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kemitraan strategis global. Guest lecture bersama Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Abd Al-Qadr Imad Wan Mohtar tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga simbol penguatan kolaborasi lintas negara dalam pengembangan ilmu perikanan dan bioteknologi yang berdaya saing internasional.

Penulis : AAZ

Editor : TPA

Rated 5 out of 5