Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Inovasi Terbaru di Dunia Perikanan: Edible Film dan Coating untuk Memperpanjang Kesegaran Ikan

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Inovasi Terbaru di Dunia Perikanan: Edible Film dan Coating untuk Memperpanjang Kesegaran Ikan

Bagikan

Salah satu masalah yang sering timbul pada sektor perikanan adalah dalam mempertahankan mutu. Pada suhu ruang, ikan lebih cepat memasuki fase rigor mortis dan berlangsung lebih singkat. Jika fase rigor tidak dapat dipertahankan lebih lama maka pembusukan oleh aktivitas enzim dan bakteri akan berlangsung lebih cepat. Umur simpan ikan segar dapat diperpanjang dengan menambahkan senyawa antibakteri yang berupa bahan kimia sintetis atau bahan alami. Salah satu bahan alami yang aman digunakan untuk memperpanjang kesegaran ikan adalah edible coating. Edible coating dapat berbasis hidrokoloid (protein, polisakarida), lipid (asam lemak, acil gliserol, wax atau lilin) dan komposit (campuran hidrokoloid dan lipid). Surimi dalam industri pangan dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat kemasan edible atau lebih dikenal dalam bentuk edible film dan edible coating berbasis protein. Edible film dan coating potensial digunakan sebagai bahan kemasan karena dapat mempengaruhi kualitas makanan, keamanan pangan, dan masa simpan produk.

Edible film dan coating yang berbahan dasar protein (protein-based film and coating) memiliki daya hambat dan mekanis lebih unggul dibandingkan dengan yang berbahan dasar polisakarida. Keunggulan ini disebabkan protein mengandung 20 jenis asam amino yang berbeda dan mempunyai ciri-ciri khusus sehingga menghasilkan karakteristik fungsional lebih bervariasi jika dibandingkan dengan polisakarida yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan edible film dan coating yang kebanyakan homopolimer.

Penulis:

Eka Saputra, S.Pi., M.Si.

 

5/5