Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

International Community Development: Kolaborasi Universitas Airlangga dan Kasetsart University Mengusung Tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata yang Berkelanjutan

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

International Community Development: Kolaborasi Universitas Airlangga dan Kasetsart University Mengusung Tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata yang Berkelanjutan

Bagikan

Berita FPK.  Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Bangkok yang merupakan salah satu destinasi wisata di Asia Tenggara. Negara yang memeiliki sebutan negara gajah putih ini cukup banyak menawarkan kegiatan wisata yang berbasis budaya termasuk adanya tempat ibadah dan istana raja Thailand yang sangat memikat wisatan, belum lagi di dukung banyaknya street food Thailand yang menarik dan shoping Mall yang cukup lengkap. Dibalik itu semua, terdapat desa unik yang memberikan wisata berbasis budaya yaitu Kawasan pulau Koh Kret Island yang berada tidak jauh dari kota Bangkok. Desa ini memiliki dua sekolah dan satu buat kuil yang cukup iconic. Selain itu, diwillayah ini juga terdapat satu tempat pembuatan kerajinan gerabah yang telah dilakukan secara turun-temurun yang masih menggunakan peralatan dan teknologi yang konvensional dalam pembuatan kerajinan gerabah ini.

Rangkai kegiatan diawali dengan diskusi dan berbagi informasi dari tim Universitas Airlangga dan Kasetsart University. Sejumlah pakar yang menjadi narasumber pada hari pertama menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Universitas Airlangga dan diselingi dengan materi dari para pakar dari Kasetsart University. Pada hari kedua, kunjungan lapang dilakukan ke Koh Kret Island, dengan moda transportasi kapal katu tradisional Thailand membawa kedua Tim menyusuri Sungai Chao Phraya di Bangkok dan tiba di Desa Koh Kret menuju sebuah sekolahmenengah dan pengajin gerabah diwilayah ini. Setelah penyerahan bantuan dan diskusi dengan pihak sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan mengetahui proses secara tradisional pembuatan gerabah di des aini. Ketua kelompok Mrs. Surat yang menjadi narasumber menjelaskan proses kegiatan dan dilanjutkan bagi seluruh peserta mencoba pengalama membuat gerabah sendiri.

Pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada diskusi hasil kunjungan lapang. Mahasiswa Universitas Airlangga diberikan watu untuk menyampaikan ide dan gagasan dari observasi yang dilakukan di desa Koh Kret tersebut. Sebelumnya 3 narasumber dari Universitas Airlangga termasuk Dr. Eng. Sapto Andriyono menyampaikan pentingnya Biodiversitas dalam mendukung keamanan pangan. Materi ini disambut baik karena beragamnya sumber pangan termasuk ikan yang saat ini tersedia bagi kebutuhan manusia. Diakhir acara, Fakulty of Social Science, Kasetsart University memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan baik di Indonesia maupun di Thailand.

 

       

5/5