Surabaya, 17 Mei 2025 – Dalam upaya mendukung ketahanan dan keamanan pangan yang berkelanjutan, Sie Kerohanian Islam Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) menyelenggarakan program Islamic Youth Podcast sebagai wadah edukasi dan diskusi terbuka mengenai kehalalan produk pangan, khususnya di sektor perikanan dan kelautan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) No. 2: Tanpa Kelaparan, yang menekankan pentingnya akses terhadap pangan yang aman, bergizi, dan layak konsumsi.
Podcast yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2025 ini mengangkat topik edukasi bahan makanan non-halal serta produk berlabel halal yang masih berpotensi mengandung unsur haram. Kegiatan menghadirkan narasumber Mas Davano, perwakilan dari Pusat Halal Universitas Airlangga, yang menyampaikan materi secara komprehensif dan aplikatif.
Dalam diskusi tersebut, Mas Davano menjelaskan bahwa kehalalan pangan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan label halal, tetapi juga harus ditinjau dari bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi produk. Ia menekankan bahwa potensi kontaminasi silang, penggunaan bahan tambahan pangan tertentu, serta tata kelola produksi yang kurang tepat dapat menyebabkan produk berlabel halal tetap mengandung unsur yang tidak sesuai dengan prinsip syariah.
“Pemahaman kehalalan pangan tidak cukup hanya melihat label, tetapi perlu disertai pemahaman menyeluruh terhadap proses dan sistem produksi makanan,” ujar Mas Davano. Menurutnya, peningkatan literasi halal menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan pangan yang tidak hanya halal, tetapi juga thayyib dan aman dikonsumsi.
Podcast ini juga memberikan tips praktis kepada mahasiswa dan masyarakat dalam memilih produk perikanan dan kelautan yang benar-benar halal dan berkualitas. Diskusi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta yang mengikuti kegiatan secara daring, terutama mahasiswa yang memiliki keterkaitan langsung dengan dunia pangan dan hasil perikanan.
Ketua Sie Kerohanian Islam FPK UNAIR, Akhsan Nurrizky, menyampaikan bahwa Islamic Youth Podcast merupakan platform strategis untuk mempertemukan akademisi, praktisi, dan mahasiswa dalam membahas isu halal pangan secara terbuka dan konstruktif. “Kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran akan pentingnya pangan halal dan aman, sehingga mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Podcast ini dapat diakses melalui media sosial OASE UNAIR dan menjadi bagian dari komitmen Sie Kerohanian Islam FPK UNAIR dalam mendukung ekosistem pendidikan yang menekankan nilai-nilai keislaman, keamanan pangan, serta keberlanjutan sektor perikanan dan kelautan sesuai dengan tujuan SDGs No. 2.



