Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah berhasil menciptakan terobosan dalam budidaya ikan lele dengan menciptakan ikan lele Sangkuriang. Ikan ini merupakan hasil perkawinan silang balik antara induk betina ikan lele dumbo generasi kedua (F2) dan induk jantan ikan lele dumbo generasi keenam (F6), yang menghasilkan pertumbuhan lebih cepat daripada jenis ikan lele lainnya.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Menurut Dr. Ahmad Rifai, kepala BBPBAT, “Teknik ini tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ikan tetapi juga memastikan nilai nutrisi dan keamanan pangan yang tinggi bagi konsumen.”
Praktek Kerja Lapang yang dilakukan di BBPBAT mengungkapkan bahwa ikan lele Sangkuriang tumbuh dengan pesat dalam waktu enam minggu, mencapai rata-rata panjang 28,435 cm dan berat 106,43 gram. Kualitas air yang dijaga dengan baik, seperti suhu antara 22,1 hingga 24,9°C, pH stabil antara 6,32 hingga 6,72, dan oksigen terlarut (DO) yang mencukupi antara 1,49 hingga 3,64 ppm, merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya ini.
Dengan pemberian pakan berupa pellet apung dua kali sehari, pagi dan sore hari, peternak berhasil menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan ikan.











