Close
Pendaftaran
FPK UNAIR

KISAH MAHASISWA UNAIR JADI RELAWAN GARDA PANGAN SELAMA RAMADAN

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

KISAH MAHASISWA UNAIR JADI RELAWAN GARDA PANGAN SELAMA RAMADAN

UNAIR NEWS – Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen berharga bagi para perantau untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Tetapi berbeda dengan tahun ini, pandemi Covid-19 yang setiap harinya kasus terkonfirmasi positif terus bertambah membuat pemerintah melarang para perantau untuk mudik lebaran. Meskipun demikian, kegiatan sosial masih memungkinkan dijalankan untuk menjamain @nohunger dengan menyediakan @pangan @food bagi masyarakat yang terdampak COVID-19.

Alfian Muhammad Nur salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) asal Kupang Nusa Tenggara Timur yang ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri di perantauan. Bagi Alfian, sapaan akrabnya, puasa dan lebaran tahun ini sangat berbeda.

“Puasa sebulan penuh tahun ini rasanya beda. Kalau tahun-tahun sebelumnya aku biasa bantu-bantu di masjid kampus Ulul Azmi. Tapi tahun ini, karena masjid kampus juga ditutup, jadi berasa sepi, sih. Jadi dari awal sampai akhir puasa ya bukanya di kontrakan sama teman kontrakan,” terang mahasiswa program studi Teknobiomedis tersebut.

Bagi Alfian, dengan tidak mudik ada manfaat yang didapat, seperti lebih aktif mengikuti kegiatan sosial. Salah satunya, Alfian menjadi bagian dari komunitas garda pangan di Surabaya.

“Jadi garda pangan membuka donasi untuk membagi ke warga Surabaya yang ekonominya terdampak karena adanya Covid-19,” ujar mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Selain membantu warga yang terdampak, lanjut Alfian, kegiatan Garda Pangan juga bisa sebagai pengganti ngabuburit. “Jadi, bagi-bagi sembako ini bisa dibilang ngabuburit juga. Setelah bagi sembako, kumpul lagi dan kita berbuka,” ucapnya.

“Aku juga jadi sadar kalau di balik kota Surabaya yang terkesan megah ini masih banyak tempat yang membutuhkan bantuan. Dan bisa melihat tempat-tempat yang padat penduduk dengan kesan kumuh,” tambahnya.

Dengan menjadi relawan, Alfian berharap setiap mahasiswa tertutama mahasiswa UNAIR dapat ikut serta turun ke masyarakat, baik menjadi relawan, anggota pers, dan sebagainya. Sebab melalui kegiatan itu mahasiswa dapat berperan di masyarakat dalam membawa perubahan menuju kebaikan. (*)

Penulis
Asthesia Dhea C.

Editor
Binti Q. Masruroh

Sumber
http://news.unair.ac.id/2020/05/29/kisah-mahasiswa-unair-jadi-relawan-garda-pangan-selama-ramadan/

Loading

5/5

FPK NEWS

BAGIKAN