Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

KONDISI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI JAWA-BALI

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

KONDISI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI JAWA-BALI

Bagikan

Terumbu karang hampir tersebar di sepanjang pantai di seluruh Indonesia karena sangat mendukung bagi kehidupan terumbu karang khususnya pada wilayah pulau – pulau kecilnya. Salah satu keindahan terumbu karang di Indonesia dapat dijumpai pada wilayah Kepulauan Jawa dan Bali. Pulau Jawa adalah salah satu pulau yang memiliki cukup banyak pantai. Terumbu karang di Jawa tersebar hampir diseluruh perairan laut, dimulai dari kawasan timur yakni Banyuwangi, Gresik, hingga Karimun Jawa. Pulau Bali sendiri memiliki berbagai jenis terumbu karang yang tersebar di beberapa wilayah, antara lain Nusa penida, Pasir putih, dan pantai samuh. 

Ekosistem terumbu karang Pulau Bawean Gresik masih sangat baik dan terjaga kelestariannya. Terdapat beberapa genus terumbu karang yang masih hidup, berbagai warna, dan kondisi air yang baik, yang membuatnya menarik bagi wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terumbu karang hidup sebesar 95% Pulau Bawean, pada kedalaman 3 m di kedua stasiun. Ini memenuhi kriteria dengan baik: kondisi terumbu karang mati hanya 5% dan nilai pasir di lokasi penelitian 0%. Banyuwangi memiliki Pantai Bangsring yang menjadi daya tarik wisatawan domestik dan internasional. Pantai Bangsring adalah tempat wisata konservasi dengan perairan yang jernih dan terumbu karang alami dan buatan. Pantai Bangsring memiliki ekosistem terumbu karang yang sangat baik. Presentasae tutupan terumbu Karang di Pantai Bangsring sebesar 38,33%, terdiri dari 30% karang keras dan 8,33 karang lunak. Perairan Karimun Jawa memiliki sekitar 20-33 genus terumbu karang, namun sebagian besar kondisinya telah rusak dengan kategori sedang karena nilai persentase tutupan berada pada kisaran 25–49,9 %, dan hanya beberapa pulau yang kondisinya masih dikatakan baik dengan persentase tutupan 50–74,9 %. Kerusakan terumbu karang sebagaian besar dipicu dari kebiasaan wisatawan yang kontak langsung dengan terumbu karang baik secara sengaja maupun tidak sengaja. 

Perairan Nusa Penida merupakan daerah perlindungan laut yang memiliki karang yang indah nan elok. Nusa Penida masih memiliki ekosistem terumbu karang yang terjaga kondisinya, mengingat kawasan ini merupakan kawasan konservasi perairan sehingga keamanan selalu terjaga. Pulau Pasir Putih masih tergolong cukup baik dalam ekosistem terumbu karangnya, melihat dari persentase tutupan karang sebesar 47,52- 53,39%. Keanekaragaman terumbu karang pada daerah ini beragam dan memiliki jenis yang unik. Pantai Samuh kondisi terumbu karangnya tergolong baik dilihat dari persentase tutupan sebesar (>)75%, hal tersebut sesuai untuk pertumbuhan terumbu karang. Sedangkan untuk kesehatan Terumbu karang pada perairan Pantai Samuh memiliki persentase rata-rata sebesar 84,91%, yang artinya termasuk dalam kategori sangat baik. 

 

Penulis : Berliana Sevin Arum Pakarti, Faizul Mahzumi, Aulia Mahdavikia Syaharani, Adelia Inas Shafira, Farah Salsabila Ainiya

5/5