Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan global mahasiswa melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional bertajuk inovasi akuakultur laut pada 13 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber terkemuka dari Universiti Malaysia Sabah, Assoc. Prof. Dr. Ching Fui Fui, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai perkembangan inovasi dan tantangan dalam bidang akuakultur modern.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan FPK UNAIR ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Akuakultur semester 8 sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik menjelang kelulusan. Kuliah tamu ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih aplikatif terkait praktik akuakultur berbasis inovasi, sekaligus membuka perspektif mahasiswa terhadap dinamika global dalam pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan.
Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Ching Fui Fui menyoroti pentingnya inovasi dalam menjawab tantangan sektor akuakultur, khususnya dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dalam akuakultur laut tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada efisiensi sumber daya, pengendalian kualitas lingkungan, serta adaptasi terhadap perubahan iklim. Pendekatan ini dinilai menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan sektor perikanan di masa depan.
Kuliah tamu ini juga membahas berbagai strategi pengembangan akuakultur berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan sistem budidaya modern, peningkatan kualitas benih, serta integrasi pendekatan ilmiah dalam pengelolaan produksi. Materi yang disampaikan secara interaktif memungkinkan mahasiswa untuk berdiskusi langsung, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang dinamis dan partisipatif.
Dari sisi pelaksanaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan di FPK UNAIR. Kehadiran akademisi dari luar negeri memberikan pengalaman belajar lintas budaya yang memperkaya wawasan mahasiswa, sekaligus memperkuat jejaring akademik antar institusi.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi dunia kerja maupun pengembangan riset di bidang akuakultur. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai inovasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan di Indonesia.
Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari kegiatan ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kapasitas akademik, tetapi juga pada pembentukan pola pikir kritis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini menjadi bekal penting bagi lulusan untuk mampu mengimplementasikan inovasi yang berdampak nyata, baik dalam skala industri maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan berbasis kolaborasi internasional, SDG 14 (Life Below Water) melalui penguatan pemahaman terkait pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kerja sama akademik lintas negara.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, FPK UNAIR kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung terciptanya lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor akuakultur di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : FBM
Penyunting : TPA




