Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

KUNJUNGAN MONEV KEGIATAN PRAKTEK KERJA LAPANG MAHASISWA FPK DI UPT PBAT PARE, KEDIRI

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

KUNJUNGAN MONEV KEGIATAN PRAKTEK KERJA LAPANG MAHASISWA FPK DI UPT PBAT PARE, KEDIRI

Bagikan

Berita FPK – Pimpinan FPK menerjunkan Dosen untuk lakukan kunjungan movev kegiatan PKL mahasiswa di UPT Pengembangan Budidaya Air Tawar (PBAT) Pare Kediri (22/01/2020). Kegiatan PKL merupakan salah satu bentuk implementasi secara sistematis dari materi yang didapat di perkuliahan. PKL ini bertujuan agar mahasiswa siap di dunia kerja pasca lulus dari kampus.

UPT PBAT Pare terletak di Jl. Puncak Jaya II No. 36 Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. UPT yang dinaungi oleh Kabupaten Kediri ini sering digunakan untuk kegiatan PKL karena memiliki komoditas yang beragam, seperti lele (Clarias sp.), nila (Oreochromis sp.), bawal (Colossoma sp.), patin (Pangasius sp.) dan koi (Cyprinus sp.). UPT PBAT Pare juga terus melakukan penambahan fasilitas, seperti alat pembuat pelet, fillet ikan otomatis dan bangunan pendukung aktifitas budidaya.

Dalam kunjungan PKL ini, Tim Monev menemui empat orang mahasiswa yang PKL di sana sejak 23 Desember 2019. Uniknya, ke-4 mahasiswa yang melakukan kegiatan PKL di UPT PBAT Pare semuanya wanita. Tim MONEV PKL bertemu dengan Kepala UPT PBAP Pare, Bapak Yusuf Rendra untuk mengetahui bagaimana performa mahasiswa PKL tersebut. “Walaupun yang PKL di sini perempuan semua, mereka tangguh seperti pria,” kata Pak Rendra. “Mereka tidak jijik masuk ke kolam, panas-panas dan memegang ikan”, imbuhnya. Pak Rendra juga memberikan saran agar PKLnya lebih diperlama agar mahasiswa lebih banyak menimba ilmu, terutama ilmu terapan di lapangan. Orang asli Kediri tersebut senang dengan adanya MONEV PKL yang dilaksanakan oleh FPK. Hal tersebut bisa meningkatkan hubungan kerjasama sekaligus melihat bagaimana kedaan mahasiswa yang melakukan PKL. Hanya saja menurut Kepala Balai yang baru menjabat 1,5 bulan ini waktu PKL mahasiswa terlalu singkat. “Kalau bisa PKL waktunya lebih dari 1 bulan,” saran beliau. Beliau juga memotivasi mahasiswa agar lebih aktif dalam berdiskusi dengan karyawan balai.

Penulis
Muhammad Browijoyo Santanumurti
Departemen MKI-BP
Email: m-browijoyo@gmail.com

5/5