Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

LKMM-TD 2026 Asah Kemampuan Mahasiswa dalam Menyempurnakan Usulan Kegiatan yang Berkualitas

Bagikan

Surabaya – Rangkaian hari kedua Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2026 Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga kembali menghadirkan materi yang berfokus pada penguatan kapasitas organisasi mahasiswa. Pada Minggu (7/6/2026), peserta memperoleh pembekalan mengenai penyempurnaan usulan kegiatan yang disampaikan oleh Dr. nat. techn. Muhamad Nur Ghoyatul Amin, S.TP., M.P., M.Sc.

Materi ini menjadi lanjutan dari sesi penyusunan usulan kegiatan yang telah diberikan sebelumnya. Jika pada tahap awal mahasiswa dibekali kemampuan menyusun proposal kegiatan, maka pada sesi ini peserta diajak memahami pentingnya proses evaluasi, revisi, dan penyempurnaan proposal agar program yang dirancang dapat terlaksana secara lebih efektif, realistis, dan memberikan dampak yang optimal.

Dalam pemaparannya, Dr. nat. techn. Muhamad Nur Ghoyatul Amin menjelaskan bahwa sebuah usulan kegiatan tidak dapat langsung dianggap sempurna setelah selesai ditulis. 

Proposal yang baik bukan proposal yang selesai ditulis, melainkan proposal yang terus diperbaiki melalui proses evaluasi dan penyempurnaan agar mampu menjawab kebutuhan organisasi serta memberikan dampak yang nyata,” jelas Dr. Dr. nat. techn. Muhamad Nur Ghoyatul Amin.

Lebih lanjut, peserta diperkenalkan pada berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam proses penyempurnaan usulan kegiatan, mulai dari kejelasan latar belakang, ketepatan tujuan, kesesuaian indikator keberhasilan, efektivitas metode pelaksanaan, hingga rasionalitas anggaran yang diajukan. Menurutnya, kesalahan-kesalahan kecil dalam proposal sering kali dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan kegiatan apabila tidak diperbaiki sejak tahap perencanaan.

Salah satu poin yang ditekankan dalam sesi ini adalah pentingnya berpikir kritis terhadap setiap program yang dirancang. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang, keberlanjutan program, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta maupun masyarakat.

Melalui berbagai studi kasus dan contoh proposal kegiatan mahasiswa, peserta diajak melakukan analisis terhadap kelebihan dan kekurangan sebuah usulan kegiatan. Pendekatan ini memberikan pengalaman praktis bagi peserta untuk memahami bagaimana proses penyempurnaan proposal dilakukan sebelum kegiatan mendapatkan persetujuan dan dilaksanakan.

Diskusi yang berlangsung selama sesi menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami proses perencanaan program secara lebih mendalam. Berbagai pertanyaan muncul terkait cara menentukan indikator keberhasilan kegiatan, menyusun anggaran yang realistis, hingga strategi agar sebuah program dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.

Materi Penyempurnaan Usulan Kegiatan memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir mahasiswa yang lebih sistematis dan solutif. Kemampuan melakukan evaluasi terhadap rencana kerja menjadi bekal yang dibutuhkan mahasiswa dalam menjalankan organisasi, mengelola proyek, maupun menghadapi tantangan profesional di masa depan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FPK UNAIR dalam mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan keterampilan manajerial mahasiswa. Selain itu, kemampuan merancang dan mengevaluasi program secara efektif juga mendukung SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola organisasi yang akuntabel dan berbasis perencanaan yang baik. Di sisi lain, pengembangan program yang berdampak dan berkelanjutan turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui peningkatan kualitas kolaborasi dan implementasi kegiatan kemahasiswaan.

Melalui materi ini, peserta LKMM-TD 2026 diharapkan tidak hanya mampu menyusun proposal kegiatan yang baik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan secara kritis. Dengan demikian, setiap program yang dirancang dapat menjadi kegiatan yang lebih terukur, efektif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan organisasi maupun masyarakat.

Penulis : Farrel Bhanu Mahardhika
Penyunting : TPA

Rated 5 out of 5