Surabaya – Peserta Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2026 Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga mendapatkan pembekalan mengenai administrasi kesekretariatan dan keuangan pada Minggu (7/6/2026). Materi yang disampaikan oleh Lailatul Lutfiyah, S.Pi., M.Si. yang kerap disapa Evi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya tata kelola administrasi dan pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, serta akuntabel dalam organisasi kemahasiswaan.
Administrasi merupakan salah satu elemen penting yang mendukung keberlangsungan sebuah organisasi. Tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, administrasi juga menjadi sarana untuk menjaga ketertiban organisasi, memudahkan proses koordinasi, serta menjadi dasar evaluasi dan pertanggungjawaban program kerja. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai calon pemimpin organisasi perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai sistem administrasi yang benar.
Dalam pemaparannya, Lailatul Lutfiyah menguraikan berbagai elemen kesekretariatan yang biasa diterapkan dalam organisasi mahasiswa, mulai dari administrasi surat, hingga penyusunan laporan kegiatan. Ia berpendapat bahwa administrasi yang terorganisir dengan baik akan mendukung organisasi untuk beroperasi dengan lebih efisien dan profesional.
“Administrasi yang baik bukan sekadar urusan surat-menyurat atau laporan, tetapi merupakan fondasi organisasi yang menjamin transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan setiap program kerja yang dijalankan,” jelas Lailatul Lutfiyah
Selain aspek kesekretariatan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan organisasi. Materi ini mencakup penyusunan anggaran kegiatan, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan laporan keuangan, hingga pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan dana organisasi.
Lailatul menekankan bahwa setiap penggunaan dana harus dapat dipertanggungjawabkan secara jelas dan terdokumentasi dengan baik. Pengelolaan keuangan yang transparan tidak hanya meningkatkan kepercayaan anggota organisasi, tetapi juga mencerminkan profesionalisme dalam menjalankan amanah yang diberikan.
Melalui berbagai contoh kasus yang disampaikan selama sesi berlangsung, peserta diajak memahami berbagai tantangan yang sering dihadapi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan organisasi. Diskusi interaktif yang berlangsung turut memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan fungsi administrasi organisasi.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama mengenai mekanisme penyusunan laporan pertanggungjawaban kegiatan dan pengelolaan anggaran yang efektif. Sesi diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami praktik administrasi organisasi yang baik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tanggung jawab kepengurusan di masa mendatang.
Materi Administrasi Kesekretariatan dan Keuangan sejalan dengan komitmen FPK UNAIR dalam mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas mahasiswa dalam aspek manajerial dan tata kelola organisasi. Selain itu, penerapan administrasi yang tertib dan pengelolaan keuangan yang transparan juga mendukung SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pembentukan budaya organisasi yang akuntabel, profesional, dan berintegritas.
Melalui pembekalan ini, peserta LKMM-TD 2026 diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip administrasi dan keuangan yang baik dalam setiap aktivitas organisasi. Dengan demikian, organisasi kemahasiswaan di lingkungan FPK UNAIR dapat terus berkembang menjadi wadah pembelajaran yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.
Penulis: Farrel Bhanu Mahardhika
Penyunting: FBM



