Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Lobocheilos lehat: Menelusuri Misteri Ikan Endemik Jawa yang Terancam Punah

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Lobocheilos lehat: Menelusuri Misteri Ikan Endemik Jawa yang Terancam Punah

Bagikan

Menelusuri Misteri Ikan Endemik Jawa yang Terancam Punah

Sejak abad ke-19 naturalis Eropa bergantian datang meneliti keanegaraman hayati di Indoensia (Hindia Belanda). Berada di posisi goegrafis yang unik yaitu diantara lempeng Asia dan Australia membuat Indonesia memiliki banyak spesies endemik yang tidak dijumpai di tempat lain. Salah satunya adalah Lobocheilos lehat (Bleeker, 1858), spesies ikan air tawar yang hanya ditemukan di daerah Parungkalong, sebuah daerah di antara Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata, Jawa Barat.

 

Parungkalong (lingkaran merah) lokasi pernah ditemukan Lobocheilos lehat dan di deskripsikan pertamakali pada tahun 1858 oleh Pieter Bleeker.

Banyak masyarakat lokal salah dalam mengidentifikasi ikan Lobocheilos lehat karena terdapat satu spesies ikan lain dari genus Lobocheilos di Jawa Barat yang memiliki sebutan “ikan leat”. Padahal ikan leat yang dimaksud sebenarnya lebih identik spesies Lobocheilos falcifer (Valenciennes, 1842) dimana ikan ini masih dapat ditemukan di beberapa aliran sungai seperti Sungai Cisadane dan Sungai Citarum, sedangkan L. lehat sampai saat ini tidak memiliki nama lokal.

 

Mengapa demikian?

Setelah dilakukan pengecakan pada hasil penelitian Kottelat dan Tan (2008), didapat informasi bahwa Lobocheilos lehat dianggap telah penuh karena sejak pertama kali dideskripsikan ikan tersebut tidak pernah ditemukan lagi. Diduga L. lehat punah sebelum masyarakat menyadarinya. Bahkan para peneliti yang mengkaji tentang spesies ini menggunakan spesimen awetan, tidak ada spesimen segar apa lagi spesimen dalam keadaan hidup. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat L. lehat salah satu ikan endemik Jawa yang keberadaanya semestinya harus tetap eksis hingga saat ini.

 

 

Referensi:

Kottelat, M. and H.H. Tan, 2008. A synopsis of the genus Lobocheilos in Java, Sumatra and Borneo, with descriptions of six new species (Teleostei: Cyprinidae). Ichthyol. Explor. Freshwat. 19 (1):27-58.

Spesimen segar Lobocheilos falcifer tangkapan nelayan lokal

 

Spesimen awetan Lobocheilos lehat (dokumentasi Kottelat dan Tan, 2008).

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis:
Veryl Hasan
Departemen MKI-BP
Email:  veryl.hasan@fpk.unair.ac.id

 

5/5