Sidoarjo – MANDALA 3.0 (Masyarakat Mandiri dalam Pengolahan Hasil Perikanan) resmi memulai rangkaian kegiatannya melalui pembukaan dan sosialisasi sanitasi higiene bersama masyarakat Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Kalanganyar ini menjadi langkah awal program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan (HIMATEKHIKAN) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan higiene dalam mendukung kesehatan lingkungan, mutu produk perikanan, serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Acara dihadiri oleh perangkat Desa Kalanganyar, pelaku usaha hasil perikanan, kelompok masyarakat, pelaku UMKM, serta warga setempat. Selain menjadi pembukaan rangkaian kegiatan MANDALA 3.0, pertemuan ini juga memberikan gambaran mengenai program-program yang akan dilaksanakan selama kegiatan pengabdian berlangsung sehingga masyarakat dapat memahami tujuan sekaligus manfaat yang akan diperoleh.
Pembukaan Tandai Dimulainya Program Pengabdian Masyarakat
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari Person in Charge (PIC), Ketua Pelaksana, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan, serta perwakilan Pemerintah Desa Kalanganyar. Dalam sambutannya, seluruh pihak menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Ketua HIMATEKHIKAN menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“MANDALA 3.0 kami rancang tidak hanya sebagai program pengabdian, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui edukasi yang aplikatif sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas hidup dan mutu produk perikanan,” ujarnya.
Sosialisasi Sanitasi Higiene Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Agenda utama hari pertama adalah sosialisasi sanitasi dan higiene yang membahas pentingnya menjaga kebersihan diri, sanitasi lingkungan, pengelolaan limbah domestik, penggunaan air bersih, serta penerapan higiene dalam menjaga mutu dan keamanan produk hasil perikanan sebelum dipasarkan. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka sekaligus memperoleh solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebanyak sekitar 20 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, hingga komunitas yang berada di Desa Kalanganyar. Diskusi berlangsung aktif, terutama saat membahas tantangan menjaga sanitasi di kawasan pesisir serta pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat untuk meningkatkan kualitas produk perikanan.
Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat Sehat dan Berkelanjutan
Rangkaian hari pertama ditutup dengan sesi dokumentasi dan evaluasi singkat untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya penerapan sanitasi dan higiene dalam menjaga kesehatan, meningkatkan mutu produk perikanan, serta mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
Pelaksanaan MANDALA 3.0 juga memperkuat sinergi antara Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga dengan Pemerintah Desa Kalanganyar dan masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus pengelolaan sanitasi lingkungan turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs 6 (Clean Water and Sanitation). Melalui rangkaian kegiatan ini, MANDALA 3.0 diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis : Ammara Wahyu Setyoningsih
Penyunting : Farrel Bhanu Mahardhika



