Pada hari Sabtu (30/08/2025), telah dilaksanakan kegiatan lomba bisnis proposal nasional tingkat mahasiswa bertajuk MARLIN (Marine Innovation and Leadership in Entrepreneurship). Kegiatan ini merupakan kompetisi bisnis proposal berbasis daring yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan mahasiswa, mendorong lahirnya wirausaha muda di sektor perikanan dan kelautan, serta memperkuat inovasi berkelanjutan dalam pembangunan sektor maritim Indonesia. MARLIN 2025 mengusung empat subtema utama, yaitu Smart and Sustainable Aquaculture, Innovation Fishery Product Processing, Marine Ecotourism and Education, serta Blue Economy and Marine Circular Business, yang sejalan dengan upaya pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan dan penerapan pola produksi yang bertanggung jawab.
Meskipun dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, panitia penyelenggara berkumpul di Laboratorium Komputer Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga untuk memastikan kelancaran teknis dan efektivitas koordinasi. Langkah ini mencerminkan komitmen terhadap tata kelola kegiatan yang profesional dan inklusif guna mendukung ekosistem pendidikan dan inovasi yang berkualitas. Lima kelompok finalis terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mempresentasikan proposal rencana bisnis mereka di hadapan dewan juri sebagai bentuk kontribusi nyata generasi muda terhadap pengembangan ekonomi biru nasional.
Proses penilaian dilakukan secara komprehensif oleh dewan juri ahli dengan memperhatikan kesesuaian tema, kualitas inovasi, kemampuan presentasi, pemahaman materi, serta ketepatan waktu. Untuk mengapresiasi beragam bentuk keunggulan peserta, ditetapkan lima kategori penghargaan, yaitu Juara 1, Juara 2, Juara 3, Best Presentation, dan Best Poster. Setiap pemenang memperoleh sertifikat dan hadiah uang pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ide bisnis berkelanjutan.
Output utama kegiatan MARLIN 2025 adalah terpilihnya lima tim pemenang serta tersusunnya kumpulan proposal bisnis inovatif di bidang perikanan dan kelautan yang berpotensi dikembangkan menjadi startup maritim berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri, serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan peran strategis mereka dalam menjaga ekosistem laut dan mendorong pertumbuhan ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.




