FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

Memperkuat jajaran asesor Lembaga sertifikasi Profesi UNAIR, Dosen Fakultas Perikanan Unair ikuti pelatihan Asesor Kompetensi  Mandiri

2 minutes read
5 Views count

Berita FPK-Dalam rangka memenuhi kebutuhan Asesor, Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Airlangga (LSP UNAIR) mengadakan Pelatihan Asesor Kompetensi Mandiri yang diikuti oleh dosen UNAIR dari berbagai Fakultas. Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR mengirim enam dosen untuk mengikuti Pelatihan Asesor Kompetensi Mandiri. Keenam calon asesor yang dikirim oleh FPK dilatih untuk mengembangkan tiga Skema Asesmen Profesi. Skema asesmen profesi yang pertama yaitu Budidaya Udang Vannamee yang diikuti oleh bapak  Dr. Akmad Taufik Mukti, S.Pi.MP, dan Ibu Nina Nurmalia Dewi, S.Pi., M.Si. Skema kedua yaitu Fasilitator/Penyuluh Keamanan Pangan Hasil Perikanan yang diikuti oleh Bapak Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si. dan Bapak Heru Pramono, S.Pi., M.Biotech. Skema ketiga yaitu Skema Analis Budidaya Rumput Laut diikuti oleh dosen FPK dari PSDKU Banyuwangi yaitu Bapak Darmawan Budi, S.Pi., M.Si dan Ibu Hapsari Kentjonojati,S.Si., MS.i.

Pada hari pertama gambaran umum mengenai lembaga Sertifikasi Profesi disampaikan langsung oleh ketua LSP UNAIR Prof. Dr. Imam Mustofa,drh., M.Si. “Nantinya calon asesor dalam pelatihan ini akan menjadi asesor yang akan memperkuat keberadaan LSP dan memenuhi kebutuhan asesor yang  sesuai dibidangnya “ujar Prof Imam dalam sambutan pembuka. Pelatihan asesor kompetensi mandiri dipimpin oleh dua master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yaitu Bapak M. Ali dan Ibu Nurul yang sudah berpengalaman melatih para calon asesor.

Pada materi pertama dan kedua master asesor memberikan materi bagaimana cara mengisi berbagai form yang akan digunakan asesor dalam sertifikasi yang akan dilakukan. Calon asesor dilatih mengisi form pendaftaran peserta dan merancang skema sesuai dengan Standard Kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI) level 6. Proses pembelajaran yang digunakan menggunakan yaitu  metode praktek langsung, role play dan  simulasi.

Setelah menyusun perangkat kegiatan sertifikasi, calon asesor mempraktekkan penerapan proses asesor. Sebagai uji coba, sesama asesor bergantian menjadi asesi dan asesor. Latihan juga melibatkan dan mendatangkan  mahasiswa sebagai peserta asesi. Kondisi dan semua perangkat  simulasi  dibuat sama dengan proses sertifikasi yang akan dilakanakan. Sehingga nantinya para calon asesor akan mahir dalam proses asesmen. Untuk mendapatkan sertifikat sebagai asesor, semua calon asesor diuji oleh master asesor meliputi pengetahuan membuat perangkat, memverifikasi peserta sertifikasi dan melakukan simulasi sertifikasi. Ujian oleh master asesor dilaksanakan pada hari terakhir. Dari hasil ujian, semua calon asesor dinyatakan berkompeten. Sehingga semua peserta pelatihan asesor kompetensi mandiri yang dilaksanakan LSP UNAIR berhak menjadi asesor yang akan bertugas di bawah LSP UNAIR.

Penulis : Annur Ahadi Abdillah

Editor   : Dwi Yuli Pujiastuti

Rated 5 out of 5