Berita FPK– Kabupaten Sumenep merupakan produsen rumput laut terbesar di Jawa Timur. Hasil budidaya rumput laut sebagian besar masih dijual dalam bentuk bahan baku. Hal ini menyebabkan apabila harga bahan baku turun petani mengalami kerugian akibat berlimpahnya bahan baku yang tidak terjual.
Melihat masalah yang timbul di atas, dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) memberikan solusi. Melalui Skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi maka dilaksanakan pelatihan pembuatan olahan rumput laut. Pelatihan yang diketuai oleh Dr.Ir. Adriana Monica Sahidu, M.Kes dan beranggotakan, Dr. Ir. Woro Hastuti Setyantini, M.Si dan Dr. Akhmad Taufik Mukti, S.Pi., M.Si mengajarkan masyarakat pembudidaya rumput laut membuat mie dan sirup berbahan dasar rumput laut.
Pelatihan yang diselenggarakan pada 24 -26 Juni 2018 bertempat di desa Aeng Dake Kecamatan Bluto Kabupataen Sumenep diikuti oleh 28 orang istri pembudidaya rumput laut. Bertempat sebagai lokasi pelatihan yaitu rumah ketua kelompok Nelayan Karang Baru Bapak Masyuri. “ Pemilihan mitra pelatihan didasarkan dengan potensi desa Aeng Dake Kecamatan Bluto yang termasuk dalam daerah penghasil nomer dua terbesar rumput laut. Sehingga bahan dasar di tempat tersebut sangat melimpah” Ujar Dr. Adriana menjelaskan.
Kegiatan pelatihan yang turut juga dihadiri penyuluh dan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep ini dikemas aktraktif. Tidak hanya teori mengenai olahan rumput laut, peserta diajak mempraktekkan langsung membuat mie dan sirup rumput laut. Untuk memperkuat jejaring kerjasama, Dr. Adriana menggandeng Komunitas Rumput Laut Club untuk turut juga menjadi nara sumber dan membagikan pengalaman dalam mengolah rumput laut. Hadir dari Komunitas Rumput Laut Club Lettu Marhamah dan Ibu Arie. “ Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini, petani rumput laut mampu memproduksi produk olahan rumput laut dan menjadikan produk tersebut sebagai buah tangan khas Kabupaten Sumenep” Ujar Dr. Adriana.
Penulis : Annur Ahadi Abdillah
Editor : Dwi Yuli Pujiastuti



