Pengembangan Teknologi Laserpunktur oleh Dosen FPK UNAIR

By humas FPK On Jumat, Agustus 13 th, 2021 · no Comments · In

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berkembang dengan pesat yang berguna bagi aspek kehidupan manusia. Pada bidang perikanan dan kelautan juga tidak kalah ikut berpartisipasi dalam kemajuan ini. Penemuan-penemuan baru yang muncul disebabkan adanya permasalahan perikanan terutama dalam budidaya ikan. Teknologi yang sudah banyak dilakukan dalam budidaya ikan yaitu dengan bioteknologi molekuler, salah satu teknologi tersebut adalah dengan pengembangan teknologi laserpunktur.

Teknologi laserpunktur sebagai biostimulator untuk rekayasa reproduksi pematangan gonad. Lebih jelasnya, teknologi laserpunktur merupakan teknologi modern dengan teknik stimulasi pada titik akupunktur menggunakan laser yang mempunyai efek sebagai biostimulator, sehingga dapat meningkatkan pematangan gonad, mempercepat pemijahan serta memperpendek siklus reproduksi beberapa spesies.

Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga memiliki program unggulan dalam keikutsertaan pengembangan teknologi yaitu membentuk kelompok riset mengenai bioteknologi perikanan yang diketuai oleh Dr. Akhmad Taufiq Mukti, yang sering dipanggil Pak ATM. Dr. Taufiq beserta anggota tim yang terdiri atas berbagai dosen yang telah berkecimpung dalam penelitian bioteknologi tersebut telah berhasil mengembangbiakkan beberapa komoditas lokal yang siap untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan melalui aplikasi tekonologi laserpunktur.

Telah dilaporkan bahwa tahun 2018, Pak ATM dan tim lainnya telah meneliti efektivitas teknologi laserpunktur pada pematangan gonad ikan patin siam jantan dan betina. Penggunaan teknologi laserpunktur juga pernah dilakukan pada spesies kepiting bakau tahun 2007 oleh Dr. Taufiq yang berkolaborasi dengan staf pengajar dari Universitas PGRI Adi Buana dan Universitas Negeri Surabaya serta pada ikan lele dumbo tahun 2008 bersama dengan Dr. Woro Hastuti Satyantini salah satu tim kelompok riset bioteknologi perikanan yang berkolaborasi dengan staf pengajar dari Universitas PGRI Adi Buana dan Universitas Negeri Surabaya. Dr. Taufiq juga berkolaborasi dengan ahli laser dari Departemen Fisika, FST Unair (Prof. Dr. Suryani Dyah Astuti) dalam meneliti aplikasi jenis sinar laser berbeda (sinar merah dan infra merah) terhadap siklus reproduksi ikan. Saat ini, Pak ATM bersama tim sedang meneliti aplikasi laserpunktur untuk ikan budidaya dan ikan alam dalam upaya pengembangan pembenihan dan domestikasi budidayanya melalui dana multiyears Kompetitif Nasional dari Kemendikbudristek. Kedepan, penggunaan teknologi akan terus dilakukan agar dapat menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya pembudidaya ikan.

 220 total views,  2 views today

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *