Berita FPK – Salah satu titik puncak yang ditunggu mahasiswa ketika sudah berjuang dan belajar berproses di kampus adalah wisuda bersama dengan keluarga serta sahabat. Pada bulan Desember kali ini, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga mengadakan Penggelaran Sarjana Perikanan dan Magister Sains FPK UNAIR pada Jumat (06/12/2019).
Kali ini tercatat 80 mahasiswa FPK UNAIR yang dikukuhkan untuk menyandang gelar sarjana, baik dari S1 program studi Akuakultur maupun Teknologi Hasil Perikanan dan mahasiswa S2 program studi Bioteknologi. Sebanyak 77 wisudawan dari FPK Surabaya, 2 wisudawan FPK PSDKU Banyuwangi serta 1 Wisudawan dari S2 Bioteknologi.
Wisuda bulan Desember kali ini merupakan sejarah penting bagi FPK UNAIR dikarenakan tahun ini, FPK UNAIR mengkukuhkan mahasiswa program studi THP pertama kali. Sekitar 40 wisudawan dari program studi THP yang wisuda di bulan Desember.
Terdapat 3 mahasiswa berprestasi yaitu Naning Erlina, Fermanto, dan Mohammad Hadi Subarka. Lalu 3 mahasiswa terbaik Tisa Ayu, Rizka Arsalia, dan Okky Hermawan). Tahun ini juga terdapat 2 wisudawan terbaik UNAIR dari FPK, yaitu Herlina Mawardani dan Haris Gajang Baskoro.
Dalam Penggeleran Wisuda kali ini, Prof. Dr. Mirni Lamid MP., drh, Dekan FPK serta beberapa jajaran pimpinan FPK, para Tenaga Pendidik serta Orang Tua Wisudawan turut hadir dalam Penggelaran tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Mirni mengatakan bahwa wisudawan FPK akan menghadapi tantangan besar di era millennial 4.0. Wisudawan FPK sudah dibekali baik secara hard skill maupun soft skill.
“Soft skill yang ada pada diri mereka adalah kejujuran, komunikasi dan disiplin. Ketiga hal tersebut sudah kami titipkan di lulusan FPK,” jelasnya.
Prof. Mirni juga berpesan kepada wisudawan untuk bisa menjadi lulusan yang membanggakan Fakultas, UNAIR dan tentunya Indonesia. “Ketika kalian dikukuhkan menjadi wisudawan, sudah berhak menyandang gelar Sarjana Perikanan maka pada pundak kalian adalah amanah yang dititipkan pada kalian dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Tak lupa juga Prof. Mirni menekankan slogan UNAIR Exellence with Morality. Untuk Exellence, masih bisa dipelajari sedangkan Morality, berkaitan dengan moral yang merupakan track record tiap individu.
Di akhir, Prof. Mirni mendorong lulusan FPK untuk melanjutkan studi mereka di program studi S2 yang ada di FPK, yaitu Bioteknologi dan Ilmu Perikanan. “Mencari ilmu dan menambah ilmu itu tidak akan rugi sampai kapanpun,” tandasnya.
“Tidak ada mantan murid atau guru, silaturahmi harus tetap dijaga,” tutupnya. (*)
Penulis
R. Dimar Herfano Akbar
Mahasiswa FPK – UNAIR
Email: dimarherfanoakbar@gmail.com



