Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Penyelenggaraan Pengabdian Masyarakat di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Jabon, Sidoarjo

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Penyelenggaraan Pengabdian Masyarakat di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Jabon, Sidoarjo

Bagikan

Berita FPK.

Udang vannamei adalah salah satu komoditas unggulan budidaya pada masyarakat pesisir, khususnya di sekitar Surabaya untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan perekonomian mereka. Tingkat budidaya yang dilakukan bervariasi mulai dari budidaya skala tradisional, semi-intensif, dan intensif. Budidaya udang skala tradisional masih cukup marak dijalankan oleh warga Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Budidaya udang skala tradisional ini dicirikan oleh padat tebar udang yang rendah, pemberian pakan buatan yang minimal dan mengandalkan pakan alami, serta minimnya penggunaan teknologi seperti kincir air. Tambak-tambak tradisional itu pun sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca dan kualitas air.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) yang dilakukan dosen dari Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR  berjudul “Pendampingan Budidaya Udang Vaname dengan Imunostimulan dan Probiotik”. Kegiatan pendampingan dilaksanakan di Balai Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Jabon, Sidoarjo, pada hari Rabu, 9 Agustus 2023.

Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh para warga yang berprofesi sebagai petambak yang juga didampingi penyuluh perikanan Desa Kedungpandan, Kepala Desa Kedungpandan Wawan Hermawan, Kepala Dusun Limbe dan Kepala Dusun Tlocor. Kegiatan berjalan dengan lancar diawali dengan sambutan dari pihak Penyelenggara Pengmas dan pihak perangkat desa, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang budidaya udang oleh Dr. Akhmad Taufiq Mukti, S.Pi., M.Si., imunostimulan oleh Prof. Gunanti Mahasri, Ir., M.Si., dan probiotik yang disampaikan oleh Muhamad Amin, S.Pi., M.Sc., Ph.D.

Setelah pemaparan materi kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dengan petambak. Warga tampak sangat antusias menanyakan tentang penggunaan imunostimulan dan probiotik untuk tambak mereka. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi perbanyakan probiotik dan disertai tips-tips agar probiotik dapat digunakan dan bermanfaat bagi mereka. Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan warga serta perangkat desa menunjukkan apresiasi mereka pada pelaksanaan program ini dan harapannya agar program pengabdian pada masyarakat ini dapat membantu meningkatkan produksi udang pada tambak mereka.

Penulis : (Tim Pengmas Dosen Departemen Aquacultur FPK UNAIR)

5/5