Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

PERUBAHAN HISTOPATOLOGI INSANG UDANG VANAME AKIBAT INFESTASI EKTOPARASIT PROTOZOA

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

PERUBAHAN HISTOPATOLOGI INSANG UDANG VANAME AKIBAT INFESTASI EKTOPARASIT PROTOZOA

Bagikan

PERUBAHAN HISTOPATOLOGI INSANG UDANG VANAME AKIBAT INFESTASI EKTOPARASIT PROTOZOA

Ektoparasit protozoa merupakan salah satu kelompok parasit yang sering ditemukan menginfestasi pada udang vanamae (Litopenaeus vannamei). Kasus infestasi Zoothamnium, Vorticella dan Epistylis telah banyak dilaporkan oleh beberapa peneliti yang melakukan pemeriksaan parasit pada udang. Pemeriksaan pada tingkat jaringan diperlukan untuk melakukan diagnosis lebih akurat terhadap adanya infestasi ektoparasit pada udang dan mengetahui kerusakan yang diakibatkan oleh adanya infestasi ektoparasit tersebut.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap 100 ekor udang vanamei, ditemukan adanya infestasi Epistilis dan Zoothamnium pada insang udang vanname. Epistylis dan Zoothamnium ditemukan dalam keadaan berkoloni, tubuh berwarna transparan dengan beberapa zooid pada masing-masing jenis ektoparasit. Kedua jenis ektoparasit tersebut berasal dari kelas Protozoa dengan ukuran tubuh mikroskopis yang hanya dapat dilihat melalui pengamatan mikroskop.

Untuk mengetahui tingkat kerusakan yang diakibatkan infestasi Epistylis dan Zoothamnium pada insang udang, pembuatan preparat histopatologi dilakukan dengan pewarnaan Haematoxylin – Eosin. Pewarna ini merupakan pewarna yang digunakan untuk pengamatan jaringan, sehingga dapat diketahui ada tidaknya kerusakan pada jaringan. Berdasarkan pengamatan mikroskopis, pada insang udang vanamei yang terinfestasi Epistylis dan Zoothamnium ditemukan adanya kerusakan berupa hiperplasia dan hemoragik. Hiperplasia merupakan peningkatan jumlah sel akibat adanya proses mitosis.

Sedangkan hemoragikadalah perdarahan yang diakibatkan pecahnya salah satu pembuluh darah. Kedua kerusakan tersebut terjadi karena adanya aktivitas perusakan oleh ektoparasit protozoa pada insang udang vanamei, dimana hal tersebut dilakukan oleh parasit sebagai upaya mempertahankan diri pada tubuh inang (host). Terjadinya hemoragik juga dapat diakibatkan adanya substansi spesifik yang dikeluarkan oleh Zoothamnium untuk dapat mempertahankan hidupnya pada inang. Kedua ektoparasit tersebut akan tumbuh optimal pada lingkungan perairan yang buruk.

Penulis
Putri Desi Wulan Sari, S.Pi., M.Si
Departemen MKI-BP

Link terkait tulisan di atas:
https://www.researchgate.net/publication/339468696_Histopathology_of_the_gill_of_Vaname_Shrimp_Litopenaeus_vannamei_infested_by_protozoan_ectoparasite

Sumber
http://news.unair.ac.id/2020/05/02/perubahan-histopatologi-insang-udang-vaname-akibat-infestasi-ektoparasit-protozoa/

5/5