Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Revolusi Budidaya Lele Sangkuriang: Probiotik P1 Meningkatkan Pertumbuhan dan Kualitas Air

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Revolusi Budidaya Lele Sangkuriang: Probiotik P1 Meningkatkan Pertumbuhan dan Kualitas Air

Bagikan

Lele sangkuriang (Clarias gariepinus) merupakan jenis komoditas unggulan ikan tawar konsumsi yang memiliki prospek menjanjikan dan mulai merebut perhatian pelaku usaha budidaya. Produksi ikan lele di Indonesia pada rentang waktu antara tahun 2005-2009 menunjukkan peningkatan produksi rata-rata sebesar 31,55% per tahun (KKP, 2011). Probiotik menurut Fuller (1987) adalah produk yang tersusun oleh biakan mikroba atau pakan alami mikroskopik yang bersifat menguntungkan dan memberikan dampak bagi peningkatan keseimbangan mikroba saluran usus hewan inang. Salah satu upaya untuk meningkatkan fungsi fisiologis ikan, terutama kemampuannya dalam mencerna pakan, adalah dengan menambahkan probiotik dalam pakan, dengan harapan probiotik tersebut dapat terbawa ke dalam saluran pencernaan. Dhingra (1993) dan Jankauskine (2002) menyatakan bahwa probiotik bermanfaat dalam mengatur lingkungan mikroba pada usus, menghalangi mikroorganisme patogen usus dan memperbaiki efisiensi pakan dengan melepas enzim-enzim yang membantu proses pencernaan makanan.

Dalam penelitian ini, Penulis telah berhasil menunjukkan bahwa pemberian probiotik P1 (Bacillus spp., Nitrosomonas sp. dan enzym amylase) konsentrasi 5×107cfu/g pakan memiliki efek positif pada kinerja pertumbuhan, pemanfaatan pakan dan kualitas air pada Catfish Sangkuriang (Clarias gariepinus) (p < 0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian probiotik P1dapat menjadi alternatif yang efektif untuk memastikan peningkatan growth and performance feed pada catfish sangkuriang (Clarias gariepinus).

Referensi

Dhingra, M.M. (1993) Probiotic in Poultry Diet Livestock Production and Management. Sania Enterprises Indore 452001, India.

Fuller, R. (1989) Probiotics in man and animals. A review.  J. Appl. Microbiol. 66 (5): 365–378.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2011) http://www.djpb.kkp.go.id/berita. Diakses tanggal 15 Februari 2015.

Penulis:
Rozi
(Departemen MKI-BP)
Email: rozi@fpk.unair.ac.id

5/5