Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Sekolah Inspirasi: KAKEMA dan HIMA JUARA Perkenalkan Budidaya Lele Sistem RAS dan Aquaponik kepada Siswa SDN 1 Keputran

Bagikan

Surabaya – Kajian Keilmiahan Mahasiswa (KAKEMA) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA JUARA) FISIP Universitas Airlangga dalam pelaksanaan Program Sekolah Inspirasi di SDN 1 Keputran, Surabaya sejak 22 Mei hingga 18 Juni 2026. Kolaborasi ini menghadirkan edukasi budidaya ikan lele menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Aquaponik sebagai media pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan edukasi menghadirkan dua dosen dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, yaitu Muhammad Hanif Azhar, S.Pi., M.Si., Ph.D. dan Nina Nurmalia Dewi, S.Pi., M.Si. Keduanya menyampaikan materi mengenai konsep dasar budidaya ikan lele menggunakan sistem RAS dan Aquaponik, teknologi yang memanfaatkan proses penyaringan dan sirkulasi ulang air sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien, kualitas air tetap terjaga, sedangkan aquaponik mengintegrasikan budidaya ikan dengan tanaman dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada pentingnya ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, dan perkembangan teknologi di bidang akuakultur.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi komponen sistem RAS dan Aquaponik, diskusi, dan sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung, khususnya saat siswa mengamati secara langsung cara kerja sistem budidaya dan proses pemeliharaan ikan lele.

Kepala Sekolah SDN 1 Keputran menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang dilakukan oleh kedua organisasi mahasiswa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi KAKEMA Fakultas Perikanan dan Kelautan bersama HIMA JUARA Universitas Airlangga dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif bagi siswa. Melalui edukasi budidaya lele dengan sistem RAS dan Aquaponik, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang perikanan, tetapi juga belajar mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Kami berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peserta didik.”

Ketua KAKEMA juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengenalkan inovasi akuakultur kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

“Melalui Sekolah Inspirasi, kami ingin memperkenalkan bahwa budidaya perikanan dapat dilakukan dengan teknologi yang ramah lingkungan dan efisien. Edukasi sistem RAS dan Aquaponik menjadi salah satu cara untuk mengenalkan inovasi akuakultur kepada siswa sejak dini sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.”

Kolaborasi antara KAKEMA dan HIMA JUARA menjadi wujud sinergi lintas organisasi mahasiswa Universitas Airlangga dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui Program Sekolah Inspirasi, kedua organisasi berharap dapat meningkatkan literasi sains, memperkenalkan teknologi budidaya perikanan modern, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan.

Kegiatan Sekolah Inspirasi ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui edukasi budidaya lele berbasis Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Aquaponik, kegiatan ini berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education) dengan menghadirkan pembelajaran sains dan teknologi yang aplikatif bagi siswa sekolah dasar. Selain itu, pengenalan konsep budidaya perikanan yang efisien dan berkelanjutan juga mendukung SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan literasi ketahanan pangan sejak usia dini serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih bertanggung jawab.

Pemanfaatan teknologi RAS yang mampu menghemat penggunaan air turut sejalan dengan SDG 6 (Clean Water and Sanitation), sementara pengenalan akuakultur berkelanjutan mendukung SDG 14 (Life Below Water) melalui peningkatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga sumber daya perairan. Di sisi lain, kolaborasi antara KAKEMA FPK UNAIR, HIMA JUARA FISIP UNAIR, dosen, dan pihak sekolah mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals), yaitu penguatan kemitraan lintas disiplin dalam mendukung pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.

Penulis : Muhammad Hanif Azhar

Penyunting : TPA

Rated 5 out of 5