Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Strategi Peningkatan Sitasi dan Publikasi Perkuat Reputasi Akademik FPK UNAIR di Tingkat Global

Bagikan

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) menyelenggarakan Rapat Strategi Peningkatan Penelitian, Publikasi, dan Sitasi pada Jumat, 27 Februari 2026 di Gedung C701–702. Kegiatan internal tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam memperkuat budaya akademik berbasis riset serta meningkatkan reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional. Rapat diikuti oleh pimpinan fakultas dan dosen di lingkungan FPK UNAIR sebagai forum refleksi sekaligus penyamaan visi dalam penguatan publikasi ilmiah.

Sebagai bagian dari Universitas Airlangga, FPK UNAIR menempatkan publikasi dan sitasi sebagai indikator penting dalam pengembangan mutu tridarma perguruan tinggi. Dalam arahannya, Dekan FPK UNAIR menegaskan bahwa sitasi bukan sekadar angka, melainkan cerminan dampak keilmuan suatu penelitian. Artikel yang banyak disitasi menunjukkan bahwa riset tersebut relevan, bermanfaat, dan menjadi rujukan bagi peneliti lain di tingkat nasional maupun global. Oleh karena itu, peningkatan sitasi memiliki implikasi langsung terhadap penguatan reputasi akademik fakultas.

Secara garis besar, rapat membahas strategi umum untuk mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi dosen. Diskusi menitikberatkan pada pentingnya konsistensi dalam menghasilkan karya ilmiah yang terstandar, pemilihan jurnal yang tepat, serta optimalisasi diseminasi hasil riset agar menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, dibahas pula penguatan literasi penggunaan aplikasi manajemen referensi guna mendukung ketepatan sitasi dan integritas akademik dalam penulisan artikel ilmiah.

Bagi dosen, peningkatan sitasi memberikan berbagai manfaat strategis. Tingginya angka sitasi dapat memperkuat rekam jejak akademik individu, meningkatkan peluang kolaborasi riset, serta membuka kesempatan memperoleh hibah penelitian kompetitif. Sitasi yang baik juga berkontribusi terhadap peningkatan indeks kinerja dosen, yang pada akhirnya mendukung pengembangan karier akademik secara berkelanjutan.

Sementara itu, bagi fakultas, peningkatan sitasi berdampak pada penguatan reputasi institusi dalam pemeringkatan internasional seperti QS World University Rankings. Reputasi akademik yang meningkat akan memperluas jejaring kemitraan, baik dengan institusi pendidikan, lembaga riset, maupun industri, sehingga mendukung implementasi kolaborasi global. Hal ini sejalan dengan komitmen FPK UNAIR dalam mendorong riset kelautan dan perikanan yang berkontribusi pada penyelesaian isu-isu strategis, termasuk keberlanjutan sumber daya laut.

Upaya penguatan publikasi dan sitasi ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dalam konteks pendidikan berkualitas (SDG 4), peningkatan kapasitas dosen dalam riset dan publikasi akan berdampak pada kualitas pembelajaran dan pembimbingan mahasiswa. Dalam bidang keilmuan perikanan dan kelautan, riset yang berkualitas turut mendukung SDG 14 (Life Below Water) melalui pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada keberlanjutan ekosistem laut. Selain itu, penguatan jejaring publikasi dan kolaborasi internasional mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) sebagai fondasi kerja sama global.

Melalui kegiatan ini, FPK UNAIR menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem riset yang produktif, kolaboratif, dan berdampak. Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, peningkatan publikasi dan sitasi diharapkan tidak hanya memperkuat posisi fakultas di kancah internasional, tetapi juga memperluas kontribusi keilmuan perikanan dan kelautan bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Rated 5 out of 5