Close
Pendaftaran
FPK UNAIR
  • English
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Tantangan Industri Pengolahan Produk Perikanan: Pemikiran Terkini Dari Ahli

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Tantangan Industri Pengolahan Produk Perikanan: Pemikiran Terkini Dari Ahli

Bagikan

Industri pengolahan produk perikanan menjadi sorotan utama dalam seminar yang diselenggarakan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Airlangga. Acara ini menghadirkan para pemateri terkemuka untuk membahas tantangan dan inovasi dalam industri yang sangat vital ini.

 

 

Inovasi Produk Rumput Laut: Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Pembukaan seminar dibuka oleh Annur Hadi Abdillah S.Pi., M.Si., Ph.D., seorang akademisi terkemuka dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Airlangga. Dalam presentasinya, Annur Hadi membahas inovasi terbaru dalam pengolahan rumput laut, yang menjadi salah satu produk unggulan di sektor ini.

“Rumput laut bukan hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga bahan baku industri yang potensial. Melalui riset dan inovasi, kita dapat memaksimalkan nilai tambah dari rumput laut untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri ini,” ujar Annur Hadi.

 

 

Industri Pengolahan Rumput Laut dan Problematikanya

H. Hamzah Muhammad Ba’abud, Direktur PT. Cappa Karagenan, menjadi pembicara selanjutnya yang membahas problematika dalam industri pengolahan rumput laut. Ba’abud menyampaikan tantangan utama yang dihadapi oleh perusahaan di lapangan, termasuk aspek teknis, logistik, dan kebijakan.

“Saat ini, kami berhadapan dengan masalah kompleks mulai dari pasokan bahan baku hingga distribusi produk akhir. Dukungan dari pemerintah dan kerjasama antarindustri sangat diperlukan untuk mengatasi hambatan ini,” tegas Ba’abud.

 

 

Keamanan Pangan Produk Olahan Perikanan

Ahmad Zulfi Faozi, QA Director PT. Kelola Mina Laut, menyajikan perspektifnya mengenai keamanan pangan dalam produk olahan perikanan. Dalam presentasinya, Faozi menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan produk untuk memastikan kepercayaan konsumen.

“Keamanan pangan adalah aspek yang tak bisa ditawar dalam industri ini. Kami, sebagai pemain industri, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk yang kami hasilkan aman untuk dikonsumsi,” kata Faozi.

 

 

Kesimpulan

Seminar ini menciptakan platform untuk pertukaran gagasan antara akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan lainnya. Diskusi mendalam ini diharapkan dapat memberikan pandangan menyeluruh tentang tantangan yang dihadapi industri pengolahan produk perikanan dan membuka pintu untuk kolaborasi yang lebih erat di masa depan.

Dengan berbagai inovasi produk rumput laut, pemecahan masalah dalam pengolahan rumput laut, dan penekanan pada keamanan pangan, industri ini dapat menghadapi masa depan dengan lebih tangguh dan berkelanjutan.

5/5