
Tiga mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga, yakni Muhammad Syarif Satriyo, Balqis Khoirullabibah, dan Theresa Dyah Yunita, berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Kompetisi Business Plan dan Proposal Rencana Kegiatan. Dalam kompetisi ini, mereka menampilkan ide bisnis inovatif yang berfokus pada pengembangan sektor budidaya polikultur dengan sentuhan teknologi dan pemberdayaan masyarakat.
Ketiga mahasiswa tersebut menyusun konsep bisnis yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan sistem budidaya polikultur. Ide mereka mencakup pemantauan otomatis terhadap kualitas air, yang merupakan faktor kunci dalam budidaya ikan yang berkelanjutan. Inovasi ini berhasil menarik perhatian para juri, yang mengakui relevansi dan potensi besar dari bisnis yang mereka tawarkan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi modern. Selain mengajukan ide bisnis, mereka juga menyusun proposal rencana kegiatan yang berfokus pada program “Capacity Building Masyarakat Pesisir melalui Kegiatan Penanaman Rumput Laut Gracilaria sp. sebagai Bioremediasi dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan di Daerah Ujung Pangkah, Gresik, Jawa Timur”. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan mengejar peluang di berbagai bidang, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat dan lingkungan.





