Dalam upaya memperkuat rekognisi internasional dan memperluas jaringan penelitian di tingkat global, dua dosen dari Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga: Muhammad Hanif Azhar, S.Pi., M.Si., Ph.D., dan Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc., Ph.D., melaksanakan program Staff Outbound Full-Time ke Malaysia. Kegiatan akademik internasional ini berlangsung selama satu pekan, tepatnya pada tanggal 07 hingga 13 Mei 2026. Destinasi dari program outbound ini adalah Faculty of Agriculture, Universiti Putra Malaysia (UPM), salah satu kampus terkemuka di Asia Tenggara, bahkan dunia.
Sinergi Lintas Negara untuk Inovasi Perikanan
Selama berada di UPM, delegasi disambut hangat oleh para pakar dan peneliti setempat, di antaranya Dr. Azfar Bin Ismail dan Dr. Zarirah Zulperi. Pertemuan tatap muka ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral antar-institusi pendidikan tinggi kedua negara, khususnya dalam bidang akuakultur seperti pembenihan dan teknologi pasca-panen. Fokus utama dari kunjungan kerja ini adalah pelaksanaan riset kolaborasi (collaborative research) serta sesi bertukar pikiran (brainstorming) mengenai tren riset terkini. Kedua belah pihak berdiskusi intensif mengenai integrasi teknologi pasca-panen guna mengoptimalkan kualitas produk akuakultur serta menjawab tantangan ketahanan pangan global.
Komitmen Menuju World Class University
Program staff outbound ini bukan sekadar kunjungan akademik biasa, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah internasional bersama (jurnal bereputasi global) serta membuka peluang pertukaran mahasiswa di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi baru yang berdampak nyata bagi sektor perikanan dan budidaya, baik di Indonesia maupun Malaysia. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Airlangga dalam mendukung visi universitas menuju World Class University. Dengan terlaksananya program ini, diharapkan sinergi antara kedua universitas akan terus berlanjut secara berkelanjutan (sustainable), menghasilkan karya-karya ilmiah yang solutif, serta meningkatkan reputasi akademik staf pengajar di kancah internasional.
Penulis : Muhammad Browijoyo Santanumurti
Penyunting TPA





