Berita FPK-Dosen bukanlah sosok yang hanya memberikan ilmu kepada mahasiswa akan tetapi sosok yang turut membangun bangsa melalui pembinaan kepada masyarakat. Olahan Kerang Bunda merupakan salah satu UKM Binaan dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga yang diprakarsai oleh ibu Siti Chotimah. Tujuan pendirian usaha tersebuat adalah keinginan memberdayakan masyarakat dengan mengubah pola pikir masyarakat nelayan yang berpangku tangan pada hasil tangkap suami.
Inovasi produk yang dihasilkan yaitu pengolahan kerang yang cenderung dianggap berbahaya untuk dikonsumsi akibat logam berat menjadi olahan yang aman untuk dikonsumsi. Selain inovasi tersebut ada pula inovasi berupa produk cemilan ikan asap. Produk olahan yang dihasilkan cenderung lebih banyak diberi sayur agar baik dikonsumsi oleh anak-anak yang rata-rata kurang menyukai sayur. Produk tersebut antara lain abon kerang, kerang crispy, rengginang ikan asap, sambal kerang dan masih banyak lainnya. Secara keseluruhan produk tersebut dijual dengan harga Rp 5.000,- sampai Rp 40.000,-.
Pemasaran produk tersebut telah ada di berbagai tempat seperti pusat oleh-oleh Surabaya, Siola, MERR, Pelindo, Bungurasih, dan Surabaya Patata. Majunya usaha Olahan Kerang Bunda tak lepas dari peran mahasiswa yang turut membantu pemasaran dalam membuatkan berbagai media sosial dan website. “Adanya Olahan Kerang Bunda ini diharapkan dapat menjadi icon kampung warna-warni, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya. Harapan untuk FPK UNAIR dalam Diesnatalis ke-10 yaitu semoga UKM Binaan bisa lebih maju dan benar-benar ada hasil nyatanya agar ilmu yang diberikan tidak sia-sia serta dapat menularkan pada UKM lainnya. Selain itu, mahasiswa bisa diikutsertakan sebagai bagian marketing dengan menjadi reseller binaan,” jelas ibu Siti Chotimah.
Penulis: Ardiani Putri Rahayu
Editor : Annur Ahadi Abdillah



