fakultas
perikanan dan kelautan

Warna Koi Lebih Tajam Berkat Manajemen Pakan Tepat

1 minutes read
1 Views count

Ikan Koi, terkenal dengan warna eksotis dan gerakannya yang menarik, menjadi ikan hias favorit. Balai Induk Udang Galah (BIUG) Pandaan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, melalui Praktek Kerja Lapang (PKL) meneliti manajemen pakan dan pengaruhnya terhadap perubahan warna ikan Koi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

PKL ini menggunakan metode deskriptif, dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui partisipasi aktif, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pakan pellet diberikan setiap pagi dan sore, dengan dosis yang meningkat dari 12,2 gram pada minggu pertama hingga 19,2 gram pada minggu keempat. Pakan disebar merata di atas permukaan air.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa beberapa jenis ikan Koi seperti Taiso sanke, Kohaku, dan Tancho mengalami perubahan warna merah yang lebih tajam. Namun, perubahan warna putih, kuning, dan hitam kurang signifikan, kecuali pada jenis Taisho sanke yang menunjukkan perubahan warna hitam. Kualitas air yang terjaga dengan oksigen terlarut 4-5 ppm, pH 6,8-8, dan suhu 27-30°C sangat berpengaruh pada kesehatan ikan.

Pemeliharaan dilakukan dalam aquarium berukuran 50×110 cm dengan penggantian air sebanyak 50% setiap dua hari sekali. Nutrisi pakan yang memadai sangat penting untuk pembentukan warna ikan Koi, sementara nutrisi yang kurang dapat menghambat perubahan warna.

Rated 5 out of 5